Longsor Terjang MI Al Hidayah Ciampea, Tembok Penahan Tebing Ambruk Ancam Keselamatan Murid dan Warga

0
456 views

Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||

Tembok penahan tebing (TPT) di area sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayah di Kampung Cikalancing, RT 03/06 Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. ambruk, nyaris menimpa pemukiman warga.

Longsornya TPT setinggi tiga meter dan sepanjang sepuluh meter di samping bangunan sekolah itu akibat di terjang hujan deras yang mengguyur wilayah Ciampea dan sekitarnya pada Senin (11/11/2024) sore kemarin.

Meski tembok penahan tebing di area sekolah ambruk, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena siswa sudah pulang dari kegiatan belajar saat kejadian.

Kepala Sekolah MI Al Hidayah, Muhamad Yunus, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 17:30 WIB saat hujan lebat membuat tebing setinggi tiga meter dan sepanjang sepuluh meter di samping bangunan sekolah ambruk. Tembok yang roboh itu nyaris merusak permukiman warga di sekitar sekolah.

“Beruntung saat kejadian siswa sudah pulang, jadi tidak ada korban. Namun, kami tetap khawatir dengan kondisi bangunan yang bisa membahayakan,” ujar Yunus, yang akrab disapa Ustaz Yunus.

Saat ini, pihak sekolah tengah melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak agar segera dapat diperbaiki.

Ustaz Yunus juga mengungkapkan, pihak sekolah telah meminta bantuan kepada Kementerian Agama Kabupaten Bogor untuk mempercepat perbaikan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Kami berharap pihak terkait segera memberikan bantuan karena sekolah ini memiliki sekitar seratus lima puluh murid yang kesehariannya terancam bahaya longsor jika tidak segera diperbaiki,” ungkapnya.

Ambruknya tebing itu juga membuat kekhawatiran para siswa. Siska misalnya, siswi kelas 5 MI Al Hidayah, mengaku takut bermain di sekitar lokasi bangunan yang terdampak longsor.

Ia khawatir bangunan yang tidak stabil dapat kembali longsor dan membahayakan dirinya serta teman-temannya.

“Saya takut kalau main di sekitar bangunan sekolah ini karena takut ada longsor lagi,” ucapnya.

Harapan para siswa dan orang tua kini bertumpu pada upaya cepat dari pihak sekolah dan pemerintah setempat untuk segera memperbaiki bangunan yang rusak dan menjamin keselamatan di lingkungan sekolah.

“Mudah-mudahan cepat ada tindak perbaiki,” pungkasnya. (And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini