KPUD Cianjur Keluarkan Anggaran Ratusan Juta Untuk Peluncuran Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati 2024

0
106 views

Laporan : Eka Rufa ||

BogorPolitan.com – Cianjur,

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Cianjur, dalam menggelar peluncuran jingle dan maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024. Acara yang dipusatkan di taman Prawatasari Joglo, Kelurahan Sawahgede Kabupaten Cianjur, Minggu (02/06/2024).

Dalam peluncuran jingle dan maskot Pilkada 2024 Kabupaten Cianjur dimeriahkan oleh band papan atas Kerispatih dan di hadiri pula oleh PPK dan PPS se Kabupaten Cianjur.

Kadiv SDM Dan Parmas KPU Cianjur, Fikri Audah NSY mengatakan, bahwa untuk acara peluncuran ini, pihaknya mengeluarkan atau menghabiskan anggaran Rp 250 Juta sampai Rp 280 Juta.

“Anggaran ini disiapkan untuk rekrutmen talent artis internasional, artis lokal termasuk untuk pemenang sayembara dan untuk kegiatan teknis lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pada Pilkada Tahun 2020 lalu ada diangka 72 persen, akan tetapi pada Tahun 2024 dirinya menargetkan diangka 75 persen, sehingga ada kenaikan 2 persen.

Lanjutnya, untuk strategi menaikkan partisipasi, yang pertama pihaknya akan mengadakan kegiatan yang meriah, seperti yang dilakukan hari ini, kemudian disosialisasikan ke titik-titik yang pada pemilihan lalu kurang, berdasarkan gender, dan kelompok masyarakat.

Fikri pun menambahkan, bahwa tahapan pilkada itu sesuai denganl PKPU 2002 dan PKPU 2024, yang mana diawali dengan perencanaan penganggaran, berakhir di tanggal 26 Januari 2024.

“Dari tanggal 26 Januari sampai sekarang sudah memasuki tahapan pilkada. Dan untuk peluncurannya diadakan sekarang,” tambahnya.

Sementara, Yudhi (43) salah satu warga yang sedang liburan di taman Prawatasari menurutnya, pada acara ini seharusnya bisa di hadiri warga Cianjur, karena pilkada ini tentunya pesta rakyat yang harus di rasakan langsung warga Cianjur, dimana acara peluncuran jingle maskot KPUD terlihat kosong. Dimana dari hasil karya masyarakat Cianjur melalui sayembara yang terpilih, maskot yang bertemakan ayam, menjadi ciri khas Cianjur seperti ayam pelung yang bernama Sukaci dan Suraci.

“Ini pesta rakyat loh, jangan sampai warga Cianjur yang seharusnya merasakan pesta demokrasi, ini terlihat ajang bisnis KPUD, karena saya lihat tidak ada yang terlihat merespon kegiatan ini. Sehingga saya berpendapat bahwa KPUD Cianjur sejauh ini kurang dalam melakukan sosialisasi pilkada 2024 kepada masyarakat,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini