Kepala SMKN 1 Ciomas : Dimasa Pandemi Kompetensi Minimal Tetap Harus Dikuasai Siswa

0
680 views

Bogorpolitan – Ciomas,

Laporan : Dharmawan ||

Dijumpai diruang kerjanya terkait kesiapan kelas 12 menjelang Uji Kompetensi dan Ujian Nasional dimasa Pandemi, Drs. Mahdi M.Pd, Kepala SMKN 1 Ciomas kepada media ini mengatakan bahwa saat ini khususnya kelas 12 yang akan menempuh ujian prioritas melaksanakan Luring 100 Persen, sementara kelas 10 dan 11 melaksanakan 50 : 50 persen.

“Persiapan dengan memberikan Pembekalan materi untuk menghadapi Ujian sudah berjalan termasuk Hubungan ke Industri kami tinggal Verifikasi saja, jadi tidak ada masalah dan kendala,” ucap Mahdi, Selasa (22/2/22).

Kami melaksanakan Ujikom Mandiri bekerjasama dengan Pihak Industri, Industri sebagai Quality Control untuk masalah skill siswa yang diperoleh selama menjalankan Proses Pembelajaran dan Praktek di sekolah, sambungnya.

“Jadi kerjasama untuk Ujikom itu dengan Perusahaan terkait sesuai dengan Jurusan atau Program Keahlian yang ada di SMKN 1 Ciomas,” ucapnya.

Mahdi menegaskan ada pengecualian Siswa tidak perlu mengikuti Uji Kompetensi, Siswa yang sudah melaksanakan Praktek Industri (Prakerin) dan diloloskan Uji oleh Perusahaan dan telah diterima bekerja di Perusahaan tidak lagi mengikuti Uji Kompetensi. Karena yang menyatakan dia (siswa) Kompeten atau tidak itu Perusahaan bukan sekolah.

“Setiap tahun ada siswa/siswi kami yang langsung diloloskan saat Prakerin dan langsung bekerja di Perusahaan, sekitar 10 hingga 15 siswa/siswi, jadi mereka itu tidak perlu Ujikom di sekolah,” jelas Mahdi.

Untuk Pembekalan persiapan Ujian, lanjut Mahdi lebih Intensif dengan melaksanakan Praktek sesuai dengan Kisi-kisi yang akan di Ujikan. Kompetensi Minimal itu harus dikuasai para siswa, jadi itu harus dilaksanakan pada kesempatan Luring ini.

Sejumlah kurang lebih 300 siswa/siswi kelas 12 akan melaksanakan Uji Kompetensi yang terdiri dari 5 Program Keahlian yaitu Jurusan RPL Rekayasa Perangkat Lunak, Jurusan Animasi, Jurusan TKR Tehnik Kendaraan Ringan, Jurusan TPL Tehnik Pengelasan atau Welding dan Jurusan PSPT Produksi dan Siaran Program Televisi.

“Walaupun tahun ini pembelajaran banyak terkendala, saya berharap minimal untuk Standar Kompetensi Minimal tetap harus dikuasai siswa, jadi perlu kerja keras siswa dan guru untuk dapat mewujudkan itu karena banyak Lostnya dimasa Pandemi ini,” pungkas Mahdi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini