BogorPolitan – Cibungbulang,
Sejumlah masyarakat tergabung dalam aksi masa Karang Taruna Demo pabrik perakitan helm di wilayah Desa Situilir Kecamatan Cibungbulang, menanyakan ijin perusahaan dengan mendesak kepala Desa dengan secepatnya menjadwalkan agenda pertemuan guna membuat kesepakatan bersama, Senin, 12/10/2020, didepan bangunan pabrik perakitan helm Desa Situilir.

Dalam orasinya Ketua Karang Taruna (Katar) Desa Situilir, Sopian Sauri yang akrab disapa Vyong, dengan tegas menanyakan ijin yang tiba-tiba jadi tanpa adanya musyawarah dengan warga setempat.
“Terkait perijinan lokasi bukan hanya kapung Dukuh Rw 3, ada beberapa radius 200 meter persegi terkait perijinan lokasi pabrik samping kiri kanan depan dan belakang, bukan hanya kampung Dukuh saja, Rt yang satu tidak tersentuh berarti cacat hukum, banyak Rt yang mengadu terkait perijinan lokasi, kok saya tidak disentuh padahal lokasinya berdampimgan dengan wilayahnya,” ungkapnya.
Vyong mendesak agar pihak pabrik dapat dihadirkan dengan segera, guna menyusun Memorandum of Understanding (MoU) demi kepastian.
“Saya minta pihak pabrik dihadirkan, siapa yang akan memastikan? Pak Camat orang jauh, harus ada Mou yang jelas agar bisa memastikan warga situilir bekerja disini tanpa syarat 80 persen warga Situilir pekerjanya, kami beri waktu 3 hari, untuk dapat mempertemukan kami dengan pengusaha,” desaknya.
Kepala Desa Situilir, ketika ditemui dikantornya menyatakan akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak pengusaha guna mempertemukan dengan pihak Karang Taruna.
“Secepatnya akan kita atur, sekarang akan diskusi dulu dengan Bapak Camat,” katanya.
Ditempat yang sama, Camat Cibungbulang, Yudi Nurjaman mengatakan, sesaat setelah diskusi diruangan Kepala menyatakan, “pertemuan dengan Pengusaha itu hari Kamis,” pungkasnya. (M. Ilyas).






