Bogorpolitan : Tajurhalang,
Laporan : Dharmawan ||
Ujian Sekolah Tingkat SMK sudah dilaksanakan sejak tanggal 11 Mei 2022 secara serentak di Kabupaten Bogor.
SMK Arrahmaniyah yang berlokasi di Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor laksanakan Ujian Sekolah terhitung Selasa (17/5) hingga Selasa (24/5).

Abdurrohman Al Fadil selaku Kepala SMK Arrahmaniyah kepada media ini menjelaskan bahwa sejumlah 93 siswa siswi SMK Arrahmaniyah terbagi di 2 jurusan saat ini tengah melaksanakan Ujian Sekolah dengan menggunakan HP Android. Untuk Jurusan Pemasaran sejumlah 58 siswa, dan Jurusan Akuntansi sejumlah 35 siswa.
“Kami memfasilitasi WIFI bagi peserta Ujian Sekolah, Alhamdulillah berjalan lancar, hari ini memang terjadi gangguan WIFI jadi untuk kelancaran kita membantu pengadaan Quotanya. Saat ini WIFI
sedang dalam perbaikan, Insya Allah besok sudah kembali mengunakan WIFI,” terang Fadil, diruang kerjanya, Rabu (19/5).
Alhamdulillah semua siswa dapat mengikuti Ujian Sekolah dengan menggunakan HP masing-masing, yang kita bagi di 5 ruangan, 3 ruang untuk Jurusan Pemasaran dan 2 ruang Jurusan Akuntansi, sambungnya.
Fadil menambahkan untuk persiapan siswa menghadapi US sebelumnya telah melaksanakan Pra Ujian Sekolah dan Istighosah. Istighosah dilaksanakan setelah Pra Ujian Sekolah yang dilanjut dengan Hataman Qur’an serta Do’a bersama khususnya untuk siswa kelas 12 agar lulus 100 persen dengan nilai yang terbaik.
“Jadi kesiapannya dalam menghadapi US, sekolah menerapkan lingkungan yang sama seperti halnya pelaksanaan UNBK dan Ujian Nasional. Dengan Pra Ujian Sekolah yang kita laksanakan 2 minggu sebelumnya, maka ketika US dilaksanakan Siswa sudah siap dengan perangkatnya yaitu dengan menggunakan HP sendiri,” paparnya.
Semenjak tidak adanya UNBK dan Ujian Nasional (dampak dari Pandemi Covid 19), maka sekolah sebisa mungkin tetap menerapkan Ujian Sekolah (US), karena US menjadi salah satu Indikator Kelulusan Siswa.
Terkait soal Fadil menjelaskan Soal dibuat oleh Guru Mapel masing-masing tentunya dengan mengacu kepada Kisi-kisi dan SOP nya yang ditentukan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat dan dengan Pengawasan dari Pembina Pengawas SMK.
“Ada 18 Mapel yang kita ujikan masing-masing soal berjumlah 40 (pilhan ganda) dan 5 soal essay, hanya Mapel Matematika yang berjumlah 30 soal. Dalam pelaksanaan US pengerjaan soal menggunakan Aplikasi Google Form,” jelasnya.
“Mengantisipasi siswa peserta Ujian Sekolah tidak dapat mengikuti karena sakit, awal rapat dengan panitia Ujian Sekolah diusahakan ketika siswa sakit dan masih bisa mengerjakan US, maka Panitia US ke rumah siswa, dan mengawasi siswa laksanakan US di rumah,” urai Fadil.
Alhamdulillah sampai saat ini siswa hadir seluruhnya, mudah-mudahan hingga berakhirnya US tidak ada kendala yang berarti.
“Saya berharap lulusan di Angkatan ke 14 Tahun Ajaran 2021-2022 ini menghasilkan lulusan lebih baik dari angkatan sebelumnya,” pungkasnya.






