BogorPolitan – Kab Bogor,
Camat Ciampea, Chaerudin Felani menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Forum UMKM-IKM (Usaha Mikro Kecil Menengah – Industri Kecil Menengah) Ciampea. Audiensi yang dihadiri oleh para pengurus UMKM-IKM ini bertujuan mendorong kegiatan UMKM di wilayah Ciampea, Jumat 18/09/2020.

Camat Ciampea mengatakan, UMKM-IKM harus berkembang dan meningkat di wilayah Kecamatan Ciampea, karena berbagai produksi usaha ada di wilayah Kecamatan Ciampea. Diantaranya, produksi golok, tas, dompet, wayang golek dan sebagainya.
“Semoga pertemuan ini bisa menimbulkan komunikasi dua arah yang baik, dengan tujuan mensejahterakan para pelaku usaha industri kecil menengah,” tukas Camat.
Sementara itu, Ketua UMKM-IKM Kecamatan Ciampea, Siti Aminah mengungkapkan, kedatangan pengurus Forum untuk meminta restu terhadap Pemerintah Kecamatan untuk memberdayakan UMKM di Ciampea, yang ternyata responnya sangat luar biasa.
“Jelas kedepannya kita ingin bisa bersinergi dengan Pemerintah setempat, karena kita juga sedang mendata UMKM di setiap desa, setelah itu dibantu legalitasnya,” tambahnya.
Ia menambahkan, saat ini pun Forum UMKM-IKM sudah mempunyai sekretariat atas dukungan dan persetujuan dari Pemerintah Kecamatan.
“Tentu langkah selanjutnya kita akan lakukan pelatihan juga agar para pelaku mampu berkembang, semakin eksis dan bisa mandiri,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Sekjen Forum UMKM-IKM Kabupaten Bogor, Surya Purnama menjelaskan, intinya kami melakukan pendampingan dan memfasilitasi.
“Mulai dari legalitas hingga permodalan kami fasilitasi. Yang paling pokok adalah membuat database di tiap Kecamatan,” ungkapnya.
Surya menjelaskan, UMKM-IKM Kabupaten Bogor juga menjadi jembatan atau fasilitator dari Dinas-dinas di Kabupaten Bogor.
“Ada 14 SKPD yang menaungi UMKM-IKM Kabupaten Bogor. Jadi kami menjembatani program-program dari 14 SKPD untuk dikomunikasikan dengan anggota kami,” tambahnya.
Surya mengatakan, anggota UMKM-IKM ada lebih dari 15.000 dari 40 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.
“Kita berharap, potensi yang luar biasa ada di Kecamatan Ciampea, agar dilakukan database, pemetaan, Cluster kemudian didampingi, mana UMKM-IKM yang harus dibantu pemasaran, perizinan, permodalan dan yang lainnya, agar lebih mandiri,” pungkasnya. (And)






