Dua Persen Siswa SMPN 2 Parung Bakal Belajar Luring

0
960 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Dari jumlah total peserta didik 1.154 siswa/i di SMPN 2 Parung, 2 persennya bakal melaksanakan pembelajaran dengan luring.
Hal itu disampaikan Humas SMPN 2 Parung Ismail Latief SAg, kepada pewarta, Kamis (8/10) diruang tamu sekolah.

“Saat ini kami sedang mendata jumlah siswa yang tidak bisa mengikuti Pembelajaran Daring, apakah karena keterbatasan Aplikasi HP Androidnya yang tidak mendukung, atau karena hal lainnya,” jelas Ismail.

Jadi, lanjut Ismail kedepan bagi peserta didik yang bermasalah ini akan kita lakukan pembelajaran luring.

Selama ini PJJ kita laksanakan dengan Daring, namun itu tadi 2% siswa kami tidak aktif di Daring, sedang saat PTS yamg sudah kita laksanakan 99,9% siswa kami dapat mengikuti PTS dengan Moda Daring, tapi kenapa di PJJ daring 2%nya tidak ada kabar.

Kami masih lacak dan masih data apa masalahnya siswa kami sejumlah kurang lebih 40 siswa atau 2% dari jumlah total siswa yang tidak mengikuti PJJ Daring.

“Bila tidak bisa dihubungi baik melalui pesan WA maupun ditelepon maka kami akan mendatangi rumah siswa yang bersangkutan, jadi orangtua siswa-siswi yang tidak mengikuti pembelajaran Daring ini akan kita panggil apa kendalanya. Kita data dulu bila memang terkendala dengan berbagai alasan maka kami akan laksanakan pembelajaran luring yaitu siswa mengambil tugas disekolah,” papar Ismail.

Jadi alasan-alasan orangtua siswa ini kita catat, lanjut Ismail sebagai dasar untuk melaksanakan Pembelajaran Luring apakah dalam 1 minggu atau 2 minggu sekali terpenting mereka mengambil tugas untuk melaksanakan pembelajaran dirumah.

Terkait bantuan Quota dari Pemerintah berdasarkan data Dapodik, dikatakan Ismail bantuan sudah ditahap kedua, termasuk Kartu Perdana berisi Quota 10 GB dari provider berwarna merah sudah dibagikan kepada seluruh siswa termasuk para guru.

Selaku pendidik kami berharap bisa segera melaksanakan pembelajaran dengan Tatap Muka, kami sudah sangat siap. Ruang kelas ada 30 sementara rombel ada 28 kelas jadi ruangan sangat memadai dan gurupun mencukupi. Termasuk sarana prasarana Kesehatan Protokoler Covid sudah kami siapkan, mulai dari Termo Gun, Washtafel untuk cuci tangan, handsanitizer juga Disinfektan.

“Tiga hari kedepan, mulai besok akan kami sterilkan seluruh area sekolah ini dengan penyemprotan Disinfektan, kita liburkan dulu,” ucapnya.

“Intinya kami siap melaksanakan pembelajaran Tatap Muka, ijin dari orangtua muridpun sudah kami kantongi, kami tinggal menunggu arahan dari pemerintah,” pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini