BogorPolitan – Kab. Bogor,
Pendataan IDM Berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) merupakan Program Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang bertujuan dalam rangka Pembangunan Desa yang berkelanjutan, oleh karenanya sebagai bahan acuan perlu Pendataan Warga mulai dari data diri, ekonomi, pembangunan dan lainnya, diharapkan data yang didapat valid dan detail sebagai acuan dan bahan dalam pembangunan desa berkelanjutan.
Desa Nanggerang Kecamatan Tajurhalang dalam pelaksanaan pemuktahiran data IDM tahun ini menerjunkan sekitar 30 Relawan.
Tersebut disampaikan Kepala Desa Nanggerang Wira Saptaji, diruang kantornya, belum lama ini.
Saat bertugas para relawan disertai Surat Tugas dan menggunakan seragam bertuliskan Pendata SDGs Desa Nanggerang.
“Sejumlah 30 Relawan ( termasuk pendamping ) Pendata IDM Berbasis SDGs di 26 RT yang ada di Wilayah Desa Nanggerang sudah mendata warga Desa Nanggerang, sampai saat ini relawan sudah melaksanakan pendataan hampir satu bulan dan sudah mencapai 95 % dari target 3000 KK atau 9000 Jiwa,” jelas Wira.
Untuk anggaran dalam giat Pendataan SDGs ini, kata dia menggunakan Dana Desa sebesar Rp. 40 juta yang digunakan mulai dari sosialisasi, pembentukan pokja relawan, pembekalan relawan, hingga perangkat keperluan pendataan seperti ATK, ID Card dan seragam relawan termasuk honor/transport pengganti dan pulsa quota data.
“Untuk honor relawan kita beri sebesar Rp. 350 ribu Perorang/bulan dan Pulsa Quota Rp. 150 ribu perorang/bulan,” jelasnya.
Diketahui ada 18 item dalam Program SDGs dalam mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Tentu saya berharap data yang diperoleh benar-benar valid karena sebagai acuan untuk Pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dia menambahkan Rencana pembangunan dalam Program Samisade yaitu untuk Pembangunan Jembatan di Rt. 007/04 sebagai penghubung Rw
04 dan dan Rw. 01 dengan Volume 4 M X 6 M dengan anggaran. Rp. 200 juta. Dan Pembanguan TPT di Rt.006/04 dengan anggaran Rp. 600 juta.
Tahap pertama Program Samisade bagi 54 Desa susah terealisasi, mudah-mudahan Tahap ke 2 Program Samisade Desa Nanggerang dapat terealisasi.
Dharmawan






