Laporan: Taupik Abu Sopian
BogorPolitan.com – Cianjur
Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sirnagalih, Ade Darmawan, memberikan klarifikasi terkait penggunaan dana ketahanan pangan yang dialokasikan dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan bahwa dana sebesar Rp450 juta difokuskan untuk pengembangan infrastruktur pendukung program ketahanan pangan, khususnya pembangunan kandang dan kolam penampungan limbah.
“Alokasi pertama digunakan untuk membangun kandang. Kemudian bagian bawah kandang kami buat kolam,” ujar Ade Darmawan, Rabu (25/6/2025).
Menurutnya, keberadaan kolam di bawah kandang sangat penting sebagai upaya mitigasi dampak lingkungan. Hal ini dilakukan untuk menghindari bau yang dapat mengganggu warga sekitar.
“Kalau tidak dibuat kolam, maka limbah akan menimbulkan bau yang bisa berdampak ke warga,” jelasnya.
Ade juga menyebutkan bahwa penggunaan dana ketahanan pangan tersebut sudah melalui peninjauan dari aspek Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
“Dana sebesar Rp450 juta itu memang khusus untuk program ketahanan pangan, dan sudah termasuk dalam peninjauan Amdal,” pungkasnya.






