Bentuk Karakter, Siswa SMPN 3 Cibinong Hadirkan Motivator Dari Quantum

0
884 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Dalam mengisi Bulan Suci Ramadhan, diawal Puasa biasanya diisi dengan kegiatan Pesantren Kilat atau Sanlat oleh sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK. Karena dimasa Pandemi Covid 19 tentu berbeda pelaksanaan tidak dapat dilaksanakan disekolah tapi melalui Jaringan Internet, dengan Daring atau Life Streaming. Sebagaimana yang dilaksanakan di SMP N 3 Cibinong.

Wahyudin Kepala SMPN 3 Cibinong, kepada Bogorpolitan memaparkan karena di sekolah yang dipimpinnya tidak sedikit peserta didik Non Muslim maka dilaksanakan Giat Penumbuhan Budi Pekerti dalam rangka pembentukan karakter siswa sebagai pengganti Sanlat. Jadi dalam kegiatan ini juga diikuti oleh siswa Non Muslim.

“Seluruh siswa mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 wajib mengikuti acara ini, yang kita laksanakan dengan Life Streaming. Ada perwakilan siswa 5 orang yang hadir disekolah untuk mengisi acara dan dishoot oleh panitia dan disiarkan langsung melalui Streaming,” papar Wahyudin diruang kerjanya, Kamis (22/4).

Lebih lanjut Wahyudin menuturkan penyampaian materi dalam Giat Penumbuhan Budi Pekerti lebih kepada Motivasi Penumbuhan Saling Menghargai dan Menghormati antar sesama Manusia

“Dalam penyampaian Materi kita menghadirkan Motivator dari Quantum dan mereka adalah Para Alumni SMPN 3 Cibinong dan sudah tersebar, ada yang di Gontor, kuliah ada juga yang di SMA yang aktif di Rohis dan mereka kita undang untuk menjadi narasumber,” tuturnya.

Dikatakannya para Alumni Quantum ini sudah sering memberikan motivasi disekolah sekolah, bagus dalam penyampaian materinya pas karena sesuai jiwa anak-anak di zaman milenial ini jadi tidak membosankan.

Setiap hari, sambung Wahyudin 3 orang pemateri Quantum kita hadirkan, setiap hari berbeda orang jadi ada sekitar 15 orang pemateri dari Quantum.

Acara dilaksanakan selama 5 hari mulai Senin (19/4) hingga Jum’at (23/4). Pk. 08.00 hingga 10.30 WIB dengan Life Streaming, namun ada sekitar 5 siswa yang hadir disekolah perwakilan saja dari OSIS dan Rohis

Materi yang diberikan, terang Wahyudin lebih kepada Ihsan, (dalam ajaran Islam ada Islam, Iman dan Ihsan) yaitu bagaimana menjalin hubungan antar manusia saling menghormati dan saling menghargai. Diantaranya materi yang disampaikan antara lain budi pekerti, termasuk sabar tawakal, dan ikhlas.

Acara diawali dengan Tadarusan oleh 2 orang siswa langsung di shoot streaming diikuti anak-anak dirumah, kemudian penyampaian materi oleh kepala sekolah, dilanjut kultum yang juga dibawakan siswa secara bergantian tiap harinya dan terakhir pemberian materi oleh Tim Quantum.

Giat ini wajib diikuti seluruh siswa mulai dari kelas 7 hingga kelas 9. Dari jumlah total peserta didik 1179 siswa hadir melalui Life Streaming sekitar 900 siswa. Sisanya tidak hadir bisa karena kendala sinyal juga quota, namun mereka diberi kesempatan untuk hadir disekolah secara bergantian dengan tetap menerapkan Protokoler kesehatan Covid 19. Namun bila mereka berhalangan ada tugas yang harus diselesaikan dari guru PAI karena kegiatan ini masuk dalam penilaian.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini