Banting Setir Dari Usaha Sepatu ke Tanaman Hias Saepuloh Tuai Untung Besar

0
806 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Akibat Pandemi Covid 19, Saepuloh banting setir dari usaha rumahan pengrajin sepatu kini beralih usaha dibidang tanaman hias.

Sebagaimana diketahui Tanaman Hias kini sedang buming menjadi Primadona dan diburu berbagai kalangan. Oleh karenanya Saepuloh biasa disapa Saepul tertarik untuk mencoba berbisnis dibidang tanaman hias ini.

Berawal karena usaha sepatu yang sudah ia jalani selama puluhan tahun yang kian terpuruk akibat terdampak Covid 19 dan mengalami penurunan lebih 80%, maka kurang lebih 6 bulan lalu mencoba berbisnis tanaman hias walau masih dalam skala rumahan.

“Modal awalpun relatif kecil sekitar Rp. 2 jutaan, dengan jenis Tanaman Hias yang terbatas, Alhamdulillah kini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan menuai untung yang lumayan,” ucap Saepul, dikediamannya Minggu (11/10).

Dari yang tadinya hanya menjual beberapa jenis tanaman hias Saepul kini bisa menjual lebih dari 50 jenis tanaman hias yang ada ditempat tinggalnya yang juga dijadikan tempat/gerai tanaman hias ini.

Usaha sepatu masih tetap dijalani akunya, walau produksinya hanya sedikit, Saepuloh kini lebih fokus untuk mengembangkan bisnis tanaman hias.

“Insya Allah melihat perkembangan penjualan tanaman hias ini terus mengalami peningkatan selama pandemi saya akan lebih fokus diusaha ini,” tegasnya.

Tanaman Hias jenis Philodendron yang masih mendominasi pangsa pasar tanaman hias, seperti Janda Bolong, kemudian Aglonema dan jenis lainnya. Artinya dimasa pandemi ini karena banyak kegiatan dialihkan dirumah dengan WFH maka banyak orang mengisi kesibukannya dirumah dengan berkebun tanaman hias jadi semua jenis tanaman hias ikut terdongkrak pamornya.

Berkebun Tanaman Hias di masa Pandemi ini menjadi Gaya Hidup atau Life Style bagi sebagian banyak orang, maka imbasnya penjualan Tanaman Hias meningkat drastis.

Saipul menjelaskan digerainya yang ia beri nama SIGNONIUM BKL menjual berbagai jenis tanaman hias mulai dari harga yang termurah sekitaran Rp. 30 sampai 50 ribu perpot hingga ratusan ribu bahkan ada yang jutaan rupiah.

“Satu hari hanya sekitar 5 hingga 10 pot yang terjual secara eceran, namun kami juga menjual ke kios-kios tanaman hias lainnya di wilayah Bogor dan bisa mencapai puluhan pot,” paparnya.

Saepul berharap kedepan bisa membuat Kelompok Tani Tanaman Hias bersama Petani Tanaman Hias lainnya yang ada di Wilayah Desa Sukaresmi agar nantinya bisa mengajukan bantuan ke Pemerintah untuk mendapatkan bantuan modal pengembangan usaha bagi Petani Tanaman Hias.

Penghobi Tanaman Hias di Wilayah Bogor dan sekitarnya bisa menghubungi Saepul di Kiosnya SIGNONIUM BKL yang beralamat di Kp. Cipadung Bongkal Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor atau bias menghubungi Telp/WA di nomor +62 856-7545-032.

“Kami siap mengantarkan Tanaman Hias ketempat tujuan dengan diantar atau melalui Jasa Kirim,” pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini