Bogorpolitan – Cibungbulang,
Hotmix Jalan Lingkungan (Jaling) sepanjang 530 Meter X luas 1 Meter, tanpa disematkan nya ketebalan yang dimaksud, terpampang di banner proyek yang sedang digarap, berlokasi di Kampung Cikonjen Rt 004 / 004, Desa Leuweung Kolot, Kamis, 21/11/2021,
Dengan menyerap anggaran Rp. 46.263.600,-
(Empat Puluh Enam Juta, Dua Ratus Enam
Puluh Tiga Ribu, Enam Ratus Rupiah) yang berasal dari Dana Desa (DD) tahap III (tiga) diawasi langsung Karang Taruna (Katar) Desa Leuweung Kolot.
Hanya dijelaskan oleh Elly Supriyadi, dalam keterangannya ketika diwawancara oleh bogorpolitan.com, ketebalan yang dimaksud adalah 2 Centi Meter (C M)
“Untuk Volume yang dikerjakan hari ini, panjang 530 meter, lebar 1 meter serta ketebalannya 2 centi meter, denganenggunakan hotmix laston super,” terangnya,
Pada saat awal pertama pelaksanaan, ketika media turun kelapangan, banner proyek belum terpasang, sebagai salah satu aturan yang merujuk, kepada Undang-undang – Keterbukaan Informasi Publik (UU – KIP), Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Desa Leuweung Kolot beralasan.
“Ini kan baru pertama dikerjakan, banner sudah dibuatkan tinggal pasang aja, nanti juga ada Pak Lurah kesini, banner proyek pasti ada, tuh kan datang, bannernya,” kilah Elly.
Ditempat yang sama, Ketua Katar Nurdin S, yang akrab disapa Kojek, ketika diminta pendapatnya tentang Hotmix jenis Laston Super yang digunakan, terlihat kasar
“Ini kan jalan lingkungan, sengaja dibuat kasar, karena kalau halus khawatirnya bisa licin, apalagi kalau ada hujan, guna memperkuat hotmix jaling, termasuk saluran airnya kita rapih kan, kehadiran kami di sini sebagai kontribusi nyata, bahwa kami mengawasi langsung, dalam pelaksanaan pekerjaannya,” serunya.
Hingga berita ini diturunkan Kepala Desa Leuweung Kolot Suwardi, S.Ip, belum dapat di Konfirmasi.
(Ipay).






