BogorPolitan – Leuwisadeng,
Hasil penetapan seleksi tambahan Bakal Calon (Balon) Kecamatan Leuwisadeng yang kemudian ditetapkan oleh panitia Pemilihan Kepala Desa Sadeng dihadiri Ketua (Camat), wakil Ketua I (Kapolsek) Wakil Ketua II (Danrmil), Panitia Pilkades Kecamatan Leuwisadeng, Ketua Apdesi, Serta PJS Kepala Desa Sadeng di Aula Desa, Jum’at 13/11/2020.

5 Balon yang ditetapkan menjadi Calon Kepala Desa Sadeng : Yanuar Lesmana, Sunandar, Asep S Anwar,
Sri Ekawati, Agus Wahidin, Kata Ketua Panitia Pilkades Sadeng Ace Fimansyah dalam sambutannya.
“Para balon di panggil guna menandatangani berita acara sebagai penetapan dari bakal calon menjadi calon,” katanya.
Ditempat yang sama Ketua BPD menghimbau agar pemilihan ini adalah bagian proses dalam kebersamaan.
“Karena disini semua calon orang Sadeng, semua juga berharap lebih baik jadikan pemilihan ini sebagai harapan masyarakat Desa Sadeng,” urainya.
Ketua Apdesi H. Didin Hapiduddin memastikan pilkades di Kecamatan Leuwisadeng kondusip dengan adanya sinergisitas bersama Polisi, TNI Pol PP juga Linmas.
“Kita bersama harus menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusip, menjelang pilkades tidak ada beking membeking dari luar, tidak perlu kita ada polsek koramil dibatu pol pp dan linmas, apdesi menolak ormas, lsm, serta jawara dari luar masuk wilayah Leuwisadeng, dengan harapan semua bisa bersinergi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama Camat Leuwisadeng Sekaligus sebagai Ketua panita pilkades juga ketua gugus Covid tingkat Kecamatan Rudi Mulyana menghimbau agar dalam pelaksanaan tetap menjalankan protokol kesehatan, juga dalam seleksi tambahan berjalan sesuai aturan.
“Tumbuhkan kesadaran mulai dari kita sebagai habit (kebiasaan) dalam menjaga kesehatan karena kita tidak tahu seperti apa mereka, karena ada orang tanpa gejala (OTG), dalam pelaksanaan seleksi tamabahan menjamin tidak ada kebocoran dan hasil akhir menjadi patokan, silahkan jika anda mengganggap ada kebocoran silahkan dibuktikan, tapi jika tidak terbukti kami akan tuntut balik karena sudah masuk pencemaran nama baik, jangan sampai isu berkembang liar, panitia tingkat Desa jangan takut selama berjalan sesuai aturan, tahapan akan tetap berlanjut,” pungkasnya. (M. Ilyas)






