Bogorpolitan.com, Cibinong
Mengawali tugasnya sebagai Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi memimpin apel perdana bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Senin (24/2/2025).
Apel ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan program pembangunan yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ade Ruhandi menegaskan pentingnya sinergi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bogor.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Amanah ini bukan sekadar tugas duniawi, tetapi juga tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat. Oleh karena itu, kita harus bekerja dengan sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Bogor menekankan beberapa program prioritas yang akan segera direalisasikan, di antaranya percepatan pembangunan di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.
Ia meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) untuk segera menyusun perencanaan yang sudah dianggarkan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur desa-kota juga menjadi perhatian utama. Program seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), karya bakti TNI, pembangunan jalan, jembatan, serta rawayan akan terus digalakkan demi meningkatkan konektivitas wilayah.
“Kita harus memastikan pembangunan yang merata, tidak hanya di pusat kota tetapi juga hingga pelosok desa. Dengan infrastruktur yang baik, pertumbuhan ekonomi masyarakat pun akan meningkat,” benernya.
Ade Ruhandi juga menyoroti pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana yang terjadi pada tahun 2020.
Selain itu, pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bogor di Pakansari juga menjadi prioritas sebagai pusat kegiatan keagamaan dan haji daerah.
Tak hanya infrastruktur, ketahanan pangan juga menjadi fokus pemerintah daerah.
Ade Ruhandi menegaskan bahwa Pemkab Bogor akan bekerja sama dengan TNI untuk memastikan harga gabah yang adil bagi petani serta menjaga ketersediaan beras di Bulog.
“Operasi pasar dan pengelolaan stok pangan akan terus kita perkuat agar masyarakat tidak mengalami lonjakan harga yang merugikan,” tegasnya.
Mengakhiri apel, Ade Ruhandi mengingatkan seluruh ASN untuk menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap kebijakan.
Ia juga meminta aparatur desa lebih cermat dalam mengelola keuangan agar bisa meningkatkan pendapatan desa secara optimal.
Menjelang bulan Ramadan, ia juga mengimbau agar seluruh ASN tetap produktif dalam menjalankan tugasnya sembari mempersiapkan diri menyambut ibadah puasa.
“Saya berharap agenda kerja yang telah disusun dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.






