BogorPolitan – Rancabungur,
Mendapat kabar bahwa terjadi peningkatan kasus positif virus corona di Kecamatan Rancabungur Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bogor merespon hal tersebut dengan memberikan bantuan pangan berupa beras ukuran 5Kg kepada masyarakat yang isolasi mandiri (Isoman).
Kegiatan ini dilakukan secara simbolis bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang dihadiri oleh Camat Rancabungur Dita Aprillia, para Kepala Desa serta perwakilan dari Koramil Kemang dan Polsek Rancabungur di Masjid Besar Baiturrahman Kecamatan Rancabungur, Senin 21/02/2022.

Dita Aprilia, Camat Rancabungur mengatakan, saat ini terjadi peningkatan kasus positif sebanyak 227 dan 6 dari 7 desa yang ada di kecamatan Rancabungur masuk dalam kategori zona merah. “6 dari 7 desa adalah zona merah hanya ada 1 desa yang kategori zona orange,” kata Dita.
Selanjutnya, Dita mengucapkan banyak terima kasih telah mensupport masyarakat yang ada di wilayah Rancabungur dan juga meminta do’a untuk masyarakat yang sedang Isoman serta semoga pandemi ini segera berakhir. “Terima kasih sudah direspon dengan baik oleh ACT dan bantuan ini akan disampaikan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan isoman,” ucap Dita.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Rancabungur, Sumantri SKM., MSi., mengucapkan terima-kasih atas respon cepat dari ACT yang memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat Rancabungur.
“Alhamdulillah, permintaan bantuan kami terhadap ACT langsung direspon cepat dengan datangnya bantuan beras untuk warga kami yang sedang Isoman,” ujarnya.
Sementara itu Perwakilan ACT Bogor Yegi mengatakan, ini bukan pertama kali tim ACT MRI mengadakan kegiatan di Rancabungur, sebelumnya beberapa pondok pesantren juga pernah disupport seperti paket pangan, maupun makanan siap saji. “Ini bukan pertama kali kami mengadakan aksi di kecamatan Rancabungur,” kata Yegi.
Lebih lanjut Yegi berharap semoga kedepannya bisa terjalin komunikasi serta kolaborasi dan bersilaturahim kembali lagi. “Semoga kedepannya bisa menjalani komunikasi untuk selanjutnya,” tutup Yegi. (And)






