BogorPolitan – Kab. Bogor,
SDGs (Sustainable Development Goals) Desa merupakan upaya terpadu Pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam rangka mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Untuk menyukseskan Program Kemendes tersebut Pemerintah Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor telah melaksanakan Pembentukan Relawan Pendataan SDGs Desa serta Pembekalan atau Bimtek bagi para Relawan yang merupakan Tahapan dari Program tersebut.
Kini sejumlah 61 Relawan Desa Ciherang telah melaksanakan Pendataan di 61 Rt yang ada di wilayah Desa Ciherang. Demikian disampaikan Sekdes Ciherang Juarsa kepada media ini diruang kerjanya.
“Satu Rt kita terjunkan 1 relawan yang bertempat tinggal di wilayah tugasnya agar mempermudah pendataan karena sudah dikenal, petugas atau relawan ini dari unsur Karang Taruna juga Kader PKK dan lainnya,” jelasnya.
Mudah-mudahan ke 61 relawan dapat melaksanakan tugas Pendataannya dengan baik kepada 5400 KK atau lebih dari 10.000 jiwa dan diakhir Bulan Juli 2021 sudah tuntas sesuai tegang target yang ditentukan, sambungnya.
Lebih lanjut ia mengatakan sampai saat ini Progres sudah lebih dari 50 Persen, tidak ada gangguan sinyal hanya saja terkendala saat Pendataan di wilayah perumahan karena pemilik/responden jarang ada dirumah jadi harus bulak balik beberapa kali.
Untuk biaya dalam Pelaksanaan Program SDGs ini Juarsa menjelaskan, biaya dianggarkan dari Dana Desa sebesar Rp. 90 juta yang dialokasikan untuk kegiatan tahapan pelaksanaan SDGs mulai dari sosialisasi, pembentukan Relawan hingga Bimtek juga termasuk kelengkapan atribut relawan seperti atk, id card, seragam dan honor, Transport dan biaya pulsa relawan.
“Kita berikan honor kepada relawan sebesar Rp. 7000 per KK, kemudian untuk pembelian pulsa/quota data sebesar Rp. 100 ribu dan pengganti transport Rp. 100 ribu saat pembekalan,” ucap Juarsa menambahkan.
Juarsa berharap kepada para relawan agar melaksanakan pendataan SDGs ini dengan benar sesuai dengan kondisi responden yang sebenarnya karena itu akan menjadi kunci dan acuan dalam Program SDGs untuk Pembangunan Desa yang berkelanjutan.
Dharmawan






