BogorPolitan – Kab. Bogor
Trend tanaman hias dimasa pandemi membuat banyak petani tanaman hias mendapatkan berkah dikarenakan penjualan tanaman hias meningkat sangat signifikan.
Berbeda dengan Petani Tanaman Hias “Hanjuang Indah” dimasa pandemi ini mengalami penurunan pendapatan. Sebagaimana disampaikan Pemilik Gerai Tanaman Hias Hanjuang Indah yang berlokasi di Jl. Raya Kalisuren Tajurhalang Kabupaten Bogor Yahya Dulkarim.
“Secara eceran memang kita mengalami peningkatan penjualan, namun secara keseluruhan pendapatan kita berkurang. Tadinya sebelum terjadi wabah corona ini kita selalu mendapatkan order tanaman hias untuk keperluan landscape di perumahan-perumahan dengan jumlah yang cukup banyak tapi karena kondisi pandemi ini banyak proyek yang berhenti karena dampak dari Pandemi,” ujar Yahya.
Iapun kini sudah menyiapkan 800 buah Kayu Besi untuk persiapan land scape di perumahan.
“Mudah-mudah pandemi segera selesai agar proyek diperumahan segera bisa kita kerjakan kembali, karena lebih enak main proyek land scape,” ucap Yahya berharap.
Yahya masih mensyukuri banyak usaha lain yang benar-benar terhenti karena terdampak dari wabah ini, namun untuk Tanaman Hias malah menjadi berkah karena kini sedang trend Berkebun dirumah dengan diberlakukan PSBB selama masa Pandemi sebagian besar pekerja melaksanakan WFH dan mengisinya dengan Berkebun Tanaman Hias.
“Tetap harus kita syukuri Tanaman Hias dimasa Pandemi ini kembali dilirik setelah era Antorium buming sempat kita lesu dan kini dimasa ini kembali dilirik bahkan tidak hanya satu Jenis Tanaman Hias tapi hampir seluruh Jenis Tanaman Hias terdongkrak harganya,” katanya.
Yahya yang sudah bergelut di Tanaman Hias sejak tahun 1977 ini merupakan sesepuh bagi Petani Tanaman Hias lainnya khususnya di Desa Kalisuren. Dan kini menjadi Ketua Kelompok Tani Hanjuang Indah Desa Kalisuren yang beranggotakan 12 Petani Tanaman Hias.
“Kelompok Tani Hanjuang Indah dulu pernah mendapat bantuan dari Pemerintah berupa uang sebesar Rp. 75 juta untuk pengembangan usaha, terakhir mendapat bantuan berupa pohon Soka sejumlah 4000 pohon, kemudian 4000 pohon Pakis dan 10.000 pohon Lili,” jelasnya lagi.
Ditambahkan Yahya ia bersama 7 petani tanaman hias lainnya kini menempati lahan seorang pengusaha.
“Kami tidak sewa ataupun kontrak lahan ini tapi kami sudah memanfaatkan lahan kosong sejak tahun 2013 dan sudah diketahui Bapak Syahril Sobirin pengusaha pemilik lahan seluas 8000 meter yang berada tepat di Jl. Raya Kalisuren ini, beliau mendukung karena lahan terjaga dan lingkungan sekitar menjadi indah karena tertata tanaman hias, sambungnya.
Diusianya yang sudah 68 tahun ini, Yahya terlihat masih energik dengan 4 orang anak buahnya, 2 diantaranya adalah putra kandungnya dalam mengelola Tanaman Hias dan melayani pembeli.
Komar selaku putra dari Yahya menambahkan Hanjuang Indah juga melayani pembeli melalui On Line.
“Di Hanjuang Indah ini lebih dari 100 jenis tanaman hias, seperti Aglonema, Philodendrum, Begonia, Anturium dan lainnya berminat dapat menghubungi di nomor +62 882-1377-1891 harga bersaing,” pungkas Komar.
Dharmawan






