USAHID Kembali Berikan Pelatihan Pada Warga Desa Nanggerang

0
1,054 views

BogorPolitanTajurhalang

Laporan : Dharmawan,

Tim PPDM USAHID (Program Pengembangan Desa Mitra Universitas Sahid) kembali mengadakan pelatihan bagi warga masyarakat Desa Nanggerang Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor.

Dikesempatan kali ini Tim PPDM USAHID memberikan “Pelatihan Pemanfaatan Limbah Batang Singkong Menjadi Produk Kerajinan Bernilai Seni”.

Acara dilaksanakan dikediaman Sekdes Nanggerang pada Kamis (28/10) yang dihadiri Sekdes Nanggerang Ujang Hari S.Pd. Tim PPDM USAHID Laila Febriani S.T., M.Si., Selaku Ketua Tim PPDM, Soecahyadi S.T., M.T., beserta Tim dan Mahasiswa USAHID serta Karang Taruna dan Ibu-ibu PKK Desa Nanggerang.

Ditengah kegiatan pelatihan Soecahyadi S.T., M.T., selaku Tim PPDM USAHID mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan rangkain dari kegiatan Tim PPDM USAHID untuk pemberdayaan warga masyarakat Desa Nanggerang.

“Tahun pertama kita adakan pelatihan pemanfaatan singkong menjadi Tepung Tapioka dan Tepung Mokau, kemudian ditahun ke 2 limbah Kulit Singkong kita jadikan Biogas dan ditahun ke 3 ini Limbah Batang Singkong kita jadikan sebuah Produk Kerajinan Tangan Bernilai Seni salah satunya Lampu Hias,” jelas Cahyadi panggilan akrab dari Soecahyadi.

Karena wilayah Desa Nanggerang merupakan Sentra Pengrajin Keripik Singkong, Limbah Batang Singkong berlimpah. Potensinya cukup besar, setelah dipanen banyak tergeletak dilahan-lahan perkebunan kita coba manfaatkan dan jadikan nilai tambah menjadi Produk Kerajinan Kreatif dan Inovatif yang memiliki daya seni dan kreatifitas yang tinggi.

“Maka kita gali potensi yang ada khususnya remaja Karang Taruna Desa Nanggerang untuk bisa memanfaatkan Limbah Batang Singkong ini menjadi Produk Seni yang tentunya mempunyai Nilai Ekonomi,” ujarnya

Jadi, lanjut Cahyadi harapan kami setelah pelatihan ini masyarakat Desa Tangerang khususnya Karang Taruna dan Para Remajanya dapat memanfaatkan potensi yang ada yang berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Kami bantu untuk peralatannya seperti Bor Tangan, Gergaji, Golok, Obeng, Lem Tembak, termasuk Lampu LED dan kelengkapan lainnya yang dapat menunjang untuk membuat Lampu Hias,” papar Cahyadi.

Ia pun menyebut juga Tim PPDM USAHID membantu Investasi dan Pemasarannya serta pendampingan karena nanti akan ada monitoring dan evaluasi terkait pelatihan ini apakah hasil pelatihan ini cukup memberikan manfaat atau tidak.

Kedepan Cahyadi berharap mereka lebih berkreativitas dapat menjadi Produk Kreatif lain selain Lampu Hias.
“Harapannya masyarakat desa memiliki tambahan benefit ekonomi dengan memanfaatkan limbah batang singkong yang cukup banyak di desa ini, bisa memanfaatkan menjadi nilai ekonomi yang baik melalui produk kreatif dan inovatif dan ini bisa ditularkan ke masyarakat dan warga lainnya,” imbuhnya.

Sisi lain Ujang Hari S.Pd., Sekretaris Desa Nanggerang mengatakan hari ini sesuai agenda kita laksanakan rangkaian kegiatan dari 3 tahun sebelumnya. Ini tahun ke 3 Program Pengembangan Desa Mitra oleh USAHID saya haturkan terimakasih pada Tim PPDM USAHID.

“Saya berharap apa yang didapat dari pelatihan ini bisa diaplikasikan keanggota-anggota Karang Taruna dan ditularkan ke warga lainnya,” tegas Ujang.

Kalau kita lihat bahan singkong atau limbah singkong dikita banyak, ini menjadi momen buat kita bagaimana bisa memanfaatkan semaksimal mungkin.
Kemudian, kita tahu saat ini sudah memasuki tahun ke 2 Pandemi dan Pandemi masih ada walau diwilayah kita sudah Zona Hijau dan levelnya sudah turun.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik untuk kita manfaatkan ilmunya dan produk yang kita hasilkan mempunyai nilai ekonomi dan dapat meningkatkan ekonomi dimasa Pandemi ini,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pelatihan langsung bagaimana meracik dan merancang Batang Singkong menjadi Lampu Hias yang mempunyai nilai seni dan nilai ekonomi, dibimbing dan didampingi oleh Mahasiswa Universitas Sahid Jakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini