BogorPolitan – Kabupaten Bogor
Laporan – Dharmawan,
Dijumpai diruang kerjanya Nurkholis Badru Tamam S.Kom Kepala SMK Mutiara Bangsa mengatakan kepada media ini bahwa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas telah dilaksanakan sejak seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksinasi Covid 19.
“Alhamdulillah sudah 100 persen siswa-siswi kami dan guru juga tenaga kependidikan sudah divaksin Dosis 1 dan 2, sudah tuntas untuk vaksinasi Covid 19,” jelas Tamam panggilan dari Nurkholis Badru Tamam mengawali perbincangan, Selasa (9/11).
Untuk itu kami sudah laksanakan PTM Terbatas sesuai dengan arahan dan aturan pemerintah sesuai standar untuk tetap menjalankan Prokes 5M, selain itu tentunya dalam pembelajaran jamnya pun terbatas, jumlah siswa perkelas terbatas 50 persen.
Dia menjelaskan PTM dibagi menjadi 2 shif untuk pagi hingga Pk. 12.00 untuk siswa MI dan MTs siangnya baru untuk siswa SMK Mutiara Bangsa.
“PTM Terbatas untuk SMK Mutiara di Gilir per 3 hari setiap minggunya. Yaitu 3 hari untuk Jurusan OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran) dan 3 hari berikutnya untuk Jurusan Multi Media (MM), Alhamdulillah selama ini berjalan lancar sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Tamam.
Ia menambahkan terkait sarana prasarana penunjang prokes sudah disiapkan dan dijalankan seperti Thermo Gun, tempat cuci tangan, hand sanitizer, juga masker disiapkan sekolah.
“Masker kita siapkan dan kita cetak sendiri ada Logo Sekolahnya dimasker sebagai indentitas sekolah,” ujarnya.
Dikatakan Tamam kegiatan siswa atau pembelajaran saat ini lebih kepada praktek, karena mengejar ketinggalan dimasa Pandemi kemaren sekitar 1 tahun lebih vakum jadi lebih banyak praktek disetiap pertemuan.
“Untuk kegiatan PKL dari Dunia Industri juga instansi atau lembaga sudah mau menerima siswa/i untuk PKL, di Bulan Januari 2022 kita baru PKL. Jadi kita kejar dan kita siapkan dulu untuk Kompetensi Dasar mereka jadi mereka nanti benar-benar siap untuk PKL terpenuhi secara Kompetensinya,” jelas Tamam.
Lulusan SMK Mutiara Bangsa rata-rata terserap didunia kerja hanya saja tidak sesuai dengan jurusan atau kompetensi anak. Bahkan tidak sedikit yang menjadi wirausaha melalui Olshope atau Online shope. “Memang kami arahkan untuk bisa berwirausaha dan bisa mengajak teman-teman lainnya,” ucapnya.
“Harapannya untuk guru-guru semakin istiqomah, enjoy menjadi guru kalau sudah menemukan fashionnya nanti muridpun akan menyerap ilmunya dengan baik. Untuk para siswa lebih semangat lagi karena tantangan kedepan semakin luar biasa, kalau tidak dibekali akhlak dan kemampuan yang bagus kita akan kalah saing dengan negara lain,” pungkasnya.
Sebagai Informasi SMK Mutiara Bangsa telah menempati Gedung Baru yang disebut dengan SMK Mutiara Bangsa Gedung 2 di Jl. Raya Kalisuren Kp. Berkat Rt. 01 Rw. 01 Desa Kalisuren Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, tidak jauh dari gedung lama sedang gedung lama saat ini hanya untuk kegiatan Praktek Komputer karena Ruang Lab Komputer masih di gedung lama. Insya Allah nanti akan terpusat semua kegiatan di Gedung 2 yang lebih representatif.
Dharmawan






