Ketua PD Matlahul Anwar Pastikan Adanya Hasrat Politik dan Skenario Dibalik OTT Bupati Bogor

0
1,214 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Laporan : K. Andre ||

Ditangkapnya Bupati Bogor, Ade Yasin dan ditetapkannya sebagai tersangka dugaan suap menyuap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), banyak menuai kritik dari berbagai elemen. Banyak pihak yang tidak menyangka dan bahkan ada yang menyatakan bahwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Bogor itu jebakan.

Salah seorang tokoh dalam dunia pendidikan, Ketua PD Matlahul Anwar, KH. Abdul Azis Sarnata menanggapi OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Bogor.

Ketua PD Matlahul Anwar, KH. Abdul Azis Sarnata mengatakan, bahwa pihaknya menduga OTT terhadap Bupati Bogor itu ada unsur-unsur lain yang ingin menghancurkan Ade Yasin.

“Kalau OTT, dari segi apa OTT-nya. Gak ada itu OTT. Saat penangkapan Ade Yasin itu, ada barang bukti dia lagi transaksi. Tapi ini kan tidak ada,” kata Azis Sarnata.

Azis menegaskan jadi untuk ott itu ada barang bukti. Jadi, sekarang anak buahnya duluan yang dapat.

“Kenapa anak buahnya yang kena ott, harus ada pemanggilan terhadap Ade Yasin. Kan ini tidak Ade Yasin sedang di rumah pendopo dijemput tanpa ada pemanggilan terlebih dahulu, ini kan janggal,” ujar Azis.

Dirinya menegaskan, seharusnya pemanggilan Ade Yasin sebagai saksi, bukan pelaku OTT tapi sebagai saksi.

“Jadi saya pastikan ada skenario besar, yang punya hasrat politik di Kabupaten Bogor ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Azis mengingat, sampai saat ini elektabilitas Ade Yasin di Kabupaten Bogor belum ada yang bisa mengalahkan.

“Hal itulah yang mungkin banyak pihak menjadi khawatir, apalagi saat ini sudah musim politik jelang Pilkada,” lanjutnya.

Namun Azis tidak menampik, ada persoalan di Kabupaten Bogor yang disebutkan KPK proyek jalan Kandang Roda – Pakansari. Namun peran Ade Yasin terkait proyek itu tidak ada.

“Kan gak ada Ade Yasin harus menggelontorkan untuk proyek itu, itu kan hanya ada pihak-pihak yang memang harus jadinya proyek itu,” imbuhnya.

Azis juga menyayangkan orang di sekeliling Bupati Bogor non aktif, itu yang diduga tidak bisa menjaga Ade Yasin dari permasalahan.

“Ini orang-orang disekelilingnya yang tidak bisa menjaga Ade Yasin, sehingga Ade Yasin harus terjerumus pada kasus suap WTP yang padahal itu kesalahan anak-buahnya,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini