Camat Tenjolaya Pantau Vaksinasi Pelajar SMK Putra Pelita Tenjolaya

0
1,048 views

BogorPolitan – Tenjolaya,

SMK Putra Pelita yang beralamat di. Jl. Abdul Fatah No. 7 Desa Cibitung Tengah Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor melaksanakan Vaksinasi Dosis ke 2 Vaksin Pfizer pada Selasa (19/10).

Terlihat Camat Tenjolaya Farid Ma’ruf hadir didampingi Syamsudin Kepala SMK Putra Pelita serta Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Tenjolaya memantau pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke 2 bagi Pelajar SMK Putra Pelita.

Kepada Media ini Kepala SMK Putra Pelita Syamsudin S.Ag. M.Pd mengatakan untuk Vaksin Dosis ke 2 ini dikhususkan bagi pelajar SMK Putra Pelita.

“Saat pelaksanaan Dosis 1 tidak hanya siswa-siswi kami tapi juga dengan masyarakat dari 2 desa, karena takut membludak peserta Vaksin maka Pihak Kecamatan dan Puskesmas Tenjolaya mengkhususkan Vaksin Dosis ke 2 ini khusus pelajar yang ada disekolah ini,” jelas Samsudin diruang kerjanya.

“Untuk pelaksanaan Vaksinasi dengan jumlah 694 siswa, agar tidak terjadi kerumunan kita bagi menjadi 3 shift, shift pertama kelas 10, shift ke 2 kelas 11 dan shift ke 3 kelas 12,” jelasnya.

Alhamdulillah berjalan lancar dilaksanakan Vaksin Dosis ke 2 ini, ini ikhtiar kita untuk menangkal, menghambat dan mengurangi penyebaran virus dan ini juga menjadi salah satu syarat untuk pelaksanaan PTM

Ia menambahkan untuk tenaga pendidik dan kependidikan sudah divaksin semua dengan Vaksin Sinovac, untuk siswa sudah 95 persen ada beberapa siswa yang divaksin didesa dan ada siswa yang tidak diijinkan karena sakit. Alhamdulilah kita diberi Vaksin Pfizer oleh Kecamatan karena untuk imunnya hinga mencapai 95 persen.

Harapannya penyebaran Virus Corona ini berkurang, dengan di Vaksin semoga kita terhindar dari Virus Covid 19 ini, Vaksinasi merupakan ikhtiar kita walau bukan jaminan tapi kita ada power ada kekuatan walaupun kena tidak akan parah.

“Kedepan saya berharap Vaksinasi ini terus berjalan sampai target Pemerintah diangka 70 Persen itu tercapai. Harapan terbesarnya Pandemi ini berakhir hingga kita bisa hidup normal belajar normal tanpa ada pembatasan lagi, nyaman dan aman dalam berkegiatan,” pungkas Syamsudin.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini