Bupati Bogor Sambangi Petani Tanaman Hias Desa Sukamantri, Tamansari

0
1,023 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Bupati Bogor Ade Yasin bersama rombongan kunjungi Petani Tanaman Hias di Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Kamis (21/10/2020). Kunjungan dilaksanakan dalam rangka Temu Petani dan Eksportir Tanaman Hias dengan Bupati Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Ir. Siti Nurianty Rektor IPB yang diwakili Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Sugianta MSc, Camat Tamansari Drs. Bayu, Plt Kades Sukamantri Oba Supriadi, Ketua Paguyuban Petani Hias Sukamantri Imadudin, menyapa para petani tanaman hias yang tergabung dalam PPTHS (Paguyuban Petani Tanaman Hias Sukamantri).

Kunjungan Bupati diawali dengan meninjau langsung Gerai Tanaman Hias Tiara Nursery milik Imadudin yang juga selaku Ketua PPTHS dan Gerai Tanaman Hias lainnya kemudian dilanjut dengan acara utama Temu Petani dan Eksportir Tanaman Hias.

Siti Nurianty Kadistanhorbun dalam pembukaan mengatakan bahwa dimasa Pandemi ini Perekonomian diberbagai sektor menurun namun disektor pertanian ini malah positif salah satunya disumbang oleh tanaman hias.

“Tahun ini target produktifitas tanaman hias untuk bunga potong sejumlah 4,6 juta pohon, bunga berdaun indah sekitar 1 juta pohon. Dengan menggeliatnya tanaman hias akan mendongkrak petani tanaman hias ini bahkan diantaranya sudah ada petani tanaman hias ekspor,” ujar Nurianty.

Oleh karenanya Kadis Nurianty berharap pertemuan ini dapat memberikan semangat dan aspirasi bagi petani tanaman hias agar kedepan lebih baik lagi.

Kemudian Ketua PPTHS Imadudin menjelaskan bahwa PPTHS adalah lembaga nonformal yang berdiri berdasar kebutuhan dan keinginan para petani tanaman hias guna memperkuat eksitensi sebagai media komunikasi Petani dan IPB University dalam rangka kerjasama pemanfaatan dan pengolahan lahan percobaan IPB University di Desa Sukamantri.

“PPTHS dibentuk pada Bulan April 2016 dengan Visi menjadikan salah satu sentra tanaman hias di Kabupaten Bogor dan Misi Meningkatkan Produksi Tanaman Hias dengan Kualitas Eksport,” jelas Dudi sapaan Imadudin.

Dalam kesempatan ini Dudi mewakili PPTHS mengucapkan terimakasih pada Pemkab Bogor dan IPB University yang telah banyak mendukung dan mambantu kemajuan Petani Tanaman Hias di Desa Sukamantri.

“Pengelolaan Lahan Percobaan IPB ini sangat dirasakan manfaatnya, Pemkab Bogor juga telah memberikan dukungan dan bantuan melalui Distanhorbun berupa Pipanisasi tahun kemaren, untuk pengairan para petani ini namun manfaatnya baru dirasakan 25 persen dari anggota PPTHS yang ada. Untuk itu saya berharap ditahun 2021 ada bantuan berupa Sumur Bor dan Instalasinya agar dapat memenuhi pengairan bagi anggota lainnya,” papar Dudi.

Masih kata Dudi, Anggota PPTHS berjumlah kurang lebih 120 Petani Tanaman Hias yang memiliki Komoditas Unggulan diantaranya Tanaman Pot, Tanaman Estate, Tanaman Bibit juga Tanaman Herbal.

“Beberapa tanaman hias yang sedang buming saat ini semua tersedia seperti Monstera, Aglonema, Philodendrun dan lainnya. Kami memasarkan tanaman hias ini melalui Off Line dan On Line dibeberapa wilayah Indonesia. Sedang pasar utama kami masih didominasi Wilayah Jabodetabek dan beberapa petani sudah ekspor ke Amerika dan Eropa,” papar Dudi.

Saya berharap kedepan kerjasama yang harmonis antara PPTHS dengan IPB University dan Pemkab Bogor terus berlanjut juga dengan pihak lain yang dapat membuka peluang untuk kemajuan petani tanaman hias.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian IPB Sugianta yang mewakili Rektor IPB mengatakan luas Lahan Percobaan IPB seluas 40 Hektar dirancang sebagai Kebon Agrowisata dengan tanaman pokok tanaman buah-buahan, sudah tertanam diluas area 25 Hektar untuk tanaman Duren, Alpokat, Pisang, Kelengkeng. Disekeliling Lahan ini ada Pengusaha-pengusaha atau Petani Tanaman Hias dan Rektor menyampaikan untuk Kerjasama dan Pembinaan.

“Kita akan tata pelan-pelan wilayah tanaman hias ini dengan jalan beton yang melingkari gerai-gerai tanaman hias nanti akan lebih tertata dan rapi bahkan ada nanti disiapkan tempat parkir,” ucap Sugianta.

Kedua lanjutnya yang diperlukan adalah bisa mencetuskan sesuatu yang baru yaitu mutasi tanaman dengan bantuan tehnologi penyinaran sinar Gama atau Alfa agar Variegatanya muncul dan ketiga pembinaan dalam bidang pemasaran, agar lebih luas lagi punya outlet-outlet di Bogor agar Bogor punya Ikon tentang Tanaman Hias ini.

Ditempat yang sama Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan dirinya sangat bangga dan kita selalu bekerjasama dengan IPB, inilah barangkali salah satunya yang dikerjakan IPB yang sangat dirasakan oleh masyarakat.

“Kami sangat mendukung sekali untuk Program-program pertanian baik Tanaman Hias juga tanaman lainnya,” jelas Ade.

Diakhir sesi tanya jawab kembali Dudi selaku Ketua PPTHS menyampaikan bahwa sebuah keberuntungan bagi Petani disini karena kami merasa punya Ibu dan Bapak, Ibu kami adalah Pemda dan Bapak kami adalah IPB, jadi kalau kita berkeluh kesah tentang tanaman pergi ke IPB, bila terkait Infrastruktur kita ke Pemda.

Dudi mengharap pada Bupati bahwa diarea ini perlu sarana Infrastruktur yang memadai karena padatnya kunjungan ke Wilayah Lahan Percobaan IPB terutama di Sabtu dan Minggu.

“Kami berharap kepada Pemerintah bagaimana jalan akses tranportasi ini bisa lebih diperbaiki, karena pengunjung belanja Tanaman Hias ini bukan saja karena murah tapi juga cari kenyamanan dan kepada IPB bagaimana kita bisa mempercepat proses produksi, standarisasi Media Tanam karena selama ini apa adanya, kami berharap IPB ada terobosan baru Media Tanam untuk mempercepat proses produksi karena itu salah satu untuk menjawab kekurangan suplay, mudah-mudahan setelah ini bisa kita laksanakan,” harap Dudi.

Pjs. Kades Sukamantri Oba Supriadi merespon harapan Paguyuban terkait Infrastruktur jalan dan disampaikan langsung ke Bupati Ade Yasin.

“Dana 1 Milyar Pertahun yang digelontorkan Pemerintah ke Desa-desa. Desa Sukamantri sudah mengangarkan untuk 2 kegiatan yaitu satu jalan dari Polsek ke Leuweng Geleudegan dan kedua kami rencanakan ke Curug Mading. Namun kami akan rubah alokasi dari yang direncanakan ke Curug Mading akan kita alokasikan ke sini,” imbuhnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini