Uji Coba PTM SMPN 1 Ciomas Berbarengan dengan PTS

0
812 views

170 Sekolah di Kabupaten Bogor laksanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (15/3).
Uji coba PTM tersebut diikuti pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA. Sekolah yang melaksanakan Uji Coba adalah sekolah yang lolos Verifikasi.

Diketahui Uji Coba Proses Pembelajaran Tatap Muka ini dilaksanakan selama 1 bulan terhitung 15 Maret sampai dengan 10 April 2021.

Sebagaimana disampaikan Sekdis Pendidikan Kabupaten Bogor disalah satu media online bahwa uji coba PTM dilaksanakan setelah menyikapi SKB Menteri tentang pembelajaran dan hasil kesepakatan dengan Satgas Covid 19 serta Cabang Dinas dan Kemenag.

SMPN 1 Ciomas Kabupaten Bogor adalah salah satu sekolah yang lolos Verifikasi di Kecamatan Ciomas dengan SMKN 1 Ciomas yang diijinkan melaksanakan Uji Coba PTM.

Siswanto Waka Humas SMPN 1 Ciomas kepada pewarta mengatakan, sejak Senin (15/3) sesuai SK Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Nomor : 421/85 – Disdik tentang Penetapan Satuan Pendidikan Jwnjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA Percontohan Model Yang Diijinkan Untuk Menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dimasa Covid 19 di Kabuapten Bogor Tahun Ajaran 2020/2021, kami seharusnya melaksanakan Uji Coba PTM, namun sejak Senen (15/3) untuk kelas 7 dan 8 sedang melaksanakan PTS (Penilaian Tengah Semester) Online, kelas 9 melaksanakan Ujian Praktek di sekolah.

Saat ini kami sedang melaksanakan PTS dan Ujian Praktek tentu dengan menerapkan Prokes yang ketat, setelahnya kami baru melaksanakan Uji Coba PTM untuk seleuruh siswa kami mulai dari kelas 7 hingga kelas 9.

Sesuai arahan Pemerintah dan Satgas Covid 19 kita menjalankan Prokes dengan sangat ketat mulai dari kedatangan siswa dengan mengukur suhu tubuh, memakai Masker, sarana cuci tangan dan sanitizer kita siapkan disetiap kelas, bangku yang diatur jaraknya karena memang 50 persen jumlah siswa perkelasnya.

“Jumlah seluruhnya peserta didik di SMPN 1 Ciomas 1096 siswa/siswi yang terbagi di 29 rombel, karena perkelasnya dibagi 2 (50 persen) maka pelaksanaan PTM dilaksanakan di 58 ruang kelas, olehkarenanya pembelajaran tatap muka kita laksanakan dengan 2 shift. Shif pertama Pk. 08.00 – Pk. 10.00 dan shift ke 2 Pk. 11.00 – Pk. 13.00,” urai Sis.

Tidak ada jeda istirahat, kantin sekolah tutup siswa selesai belajar diarahkan langsung pulang dengan dipantau Satgas sekolah, sambungnya.

Lebih lanjut Sis mengatakan sekolah tidak memberikan sanksi bila ada siswa yang tetap memilih belajar dirumah. 100 persen orangtua siswa memberikan ijin putra putrinya untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka disekolah.

“Intinya kami sangat siap baik dari kami selaku pendidik maupun sarana dan prasarana pendukung Prokes, ijin dari orangtua siswa, komite sekolah, ijin dari pemerintah (lolos Verifikasi), mudah-mudahan selama proses PTM masa Uji Coba sebagai sekolah Percontohan PTM dimasa Pandemi Covid 19 ini berjalan lancar dan tidak ada kendala tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Terkait sampai kapan masa Uji Coba PTM, Sis mengatakan bila tidak terjadi paparan virus Covid Insya Allah terus berlanjut, namun bila terjadi penularan baik terhadap siswa maupun pendidik maka akan langsung dihentikan Proses Pembelajaran Tatap Muka.

“Melihat trend penularan yang semakin melandai dan dengan gencarnya Pemerintah melakukan Vaksinasi berharap Covid 19 segera berakhir dan Indonesia bebas dari penyakit yang telah melanda seluruh dunia selama setahun lebih ini, sebagaimana harapan kita semua di Bulan Juli Tahun Ajaran Baru sudah bisa melaksanakan PTM dengan normal,” papar Sis.

Diakhir perbincangan Siswanto berharap kerjasama orang tua siswa untuk mengawasi anak-anaknya ketika diluar sekolah, mengingatkan anak-anaknya agar langsung pulang kerumah, sehingga dalam PTM ini tidak terjadi cluster baru penambahan penyebaran Covid 19.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini