Tingkatkan Perekonomian Yayasan Teratai Kasih Gelar Tajurhalang Fair Fasilitasi Bazar UMKM

Bogorpolitan : Tajurhalang,
Laporan : Dharmawan ||

Dalam rangka membangkitkan ekonomi pasca pandemi covid 19 Yayasan Teratai Kasih Vihara Budha Dharma dan 8 Pho Sat menyelenggarakan Festival UMKM yang bertajuk Tajurhalang Fair Parade UMKM dan Seni Budaya, dibuka pada Sabtu 15 Oktober 2022.

Festival UMKM yang digelar di Jl. Raya Bomang Simpang Kalisuren Desa Tajurhalang Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu – Minggu (15-16/10) dan merupakan event bagi para pelaku UMKM yang ada di Wilayah Kecamatan Tajurhalang.

Carren Chaterina S.H. M.H. CLA CTL pemilik Yayasan Teratai Kasih selaku penggagas Event Festival atau Parade UMKM ini mengatakan gelaran ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM mencakup penguatan manajemen usaha, kualitas produk dan akses pasar.

“Mengingat saya juga sebagai pelaku UMKM dan melihat UMKM yang ada Kecamatan Tajurhalang ini merasa kesulitan terutama dalam memasarkan produk secara langsung maka kami menginisiasi kegiatan ini dengan memberikan fasilitas stand bazar gratis diikuti berbagai pelaku UMKM yang ingin dagang tapi keterbatasan biaya untuk sewa lahan,” jelas Carren

Mereka para pelaku usaha tidak dipungut biaya dalam Bazar ini alias gratis, mereka hanya diwajibkan membawa trans bag saja untuk tempat sampah sedang untuk listrik, meja dan lainnya tidak dipungut biaya, sambungnya.

Sebagaimana kita ketahui UMKM saat ini menjadi kunci dalam peningkatan ekonomi dan turut membangun ekonomi daerah.

Dijelaskan Carren terkait Pemasaran sebelumnya telah diadakan pelatihan Work Shop untuk memberi edukasi bagaimana cara promosi produk juga kami bantu di sosmed.

Ia menyebut Dibazar ini mereka diwajibkan memperkenalkan dagangannya, memberikan nomor HP dan menginvite ke forum-forum UMKM

Harapannya masyarakat lebih antusias lebih mendukung kegiatan-kegiatan kami agar bisa memajukan Desa Tajurhalang dan Kecamatan Tajurhalang, ucapnya

Ismail selaku panitia yang mewakili Forum UMKM dan IKM Kecamatan Tajurhalang menuturkan bahwa kegiatan hari ini Bazar bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang difasilitasi oleh Yayasan Budha Tidur.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai apresiasi bagi pelaku UKM di Kecamatan Tajurhalang melihat animo dan potensi mereka yang cukup tinggi,” jelas Ismail.

Ada sekitar 150 Pelaku Usaha yang ikut dalam bazar ini, mereka benar-benar tidak memiliki lapak usaha dan benar-benar pelaku industri rumahan. Mereka kita akomodir, diberi ruang untuk bisa menginformasikan produk dan jasa yang mereka punya, sambungnya.

Sisi lain Asman Suparman Ketua PABPDSI (Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) Kecamatan Tajurhalang sangat mengapresiasi kegiatan Tajurhalang Fair Parade UMKM dan Seni Budaya se Kecamatan Tajurhalang.

“Dengan adanya Bazar ini sangat positif, paling tidak kita bisa mengetahui seberapa banyak UMKM yang ada se Kecamatan Tajurhalang,” ujar Asman.

Agenda ini mungkin bisa dilanjutkan kedepan, karena UMKM yang ada di Kecamatan Tajurhalang bisa terbantu dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kecamatan Tajurhalang, karena UMKM merupakan sektor Ekonomi yang langsung melibatkan masyarakat dan memiliki daya dukung yang kuat, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!