Tersinggung Dengan ‘Warga Jasinga Primitif’ Komponen Masyarakat Gerudug Kantor Kecamatan

0
1,312 views

BogorPolitan – Jasinga
Laporan : Ipay

Akumulasi ketersinggungan Warga Jasinga, yang tergabung dalam berbagai Komunitas, Tokoh Agama, Masyarakat, Budayawan, Aktivis, Ormas se-Kecamatan, gerudug Kantor Camat Jasinga, Rabu, 02/02/2022.

Kedatangan Warga dipicu dengan adanya dugaan pelecehan Suku, yang diduga diucapkan salah satu pelaksana pembangunan Taman Thematik Jasinga (TTJ) melalui salah satu Media Online, yang hingga sampai saat ini belum ada kejelasan.

Menurut Utis, sebagai tokoh Jasinga, kalimat itu benar-benar menyulut persoalan dan sangat memprovokasi keadaan yang selama ini warga Jasinga baik-baik saja.

“Jangan sampai membangunkan singa yang sedang tidur, saya sudah konsultasi dengan berbagai pihak, bila perlu kita akan menempuh jalur hukum,” katanya.

Dalam kesempatan itu Rehan pengurus harian KNPI, atas ketersinggungannya dengan elegan jauh dari kesan primitif, mengatakan pelaku untuk hadir secara langsung.

“Kita tidak mau dibilang primitif, sebagai warga jasinga mohon pelaku dihadirkan secara langsung, kita buktikan kita tempuh jalur- jalur yang semestinya,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Jasinga Raya (FKJR) Pepi Subhan, namun dirinya menyayangkan apa yang dilakukan oknum.

“Yang bahaya ketika pernyataan itu disampaikan dalam keadaan sadar, sangat wajar jika pasilitas itu rusak merupakan kewajiban dia. seharusnya dia tidak usah keamana-mana, itu sudah salah langkah, dia sudah gagal faham, intinya sangat relevansi manakala dia datang ke kecamatan untuk di fasilitasi,” terangnya.

Masih ditempat yang sama, Penasehat BPPKB Banten DPAC Jasinga Abah Edo, dengan tegas menyatakan ketersinggungannya.

“Kami sebagai Ormas merasa tersinggung, bahwa bahasa primitif itu bukan bahasa komunikasi, kami meminta kepada oknum datang langsung, jangan sampai marwah jasinga di cabik-cabik,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini