Eka Rufa ||
BogorPolitan.com – Cianjur,
Hadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kantor Bulog Cabang Cianjur memastikan ketersediaan stok beras di Kabupaten Cianjur mencukupi hingga Maret 2025 mendatang.
Saat ini stok beras berada di angka 2.500 ton. Jumlah ketersediaan ini dipastikan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Terkait pasokan, Bulog Cianjur meyakini masih tetap terjaga dengan harga stabil sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium di kisaran Rp12.400 per kilogram.
“Alhamdulillah stok kami yang tersimpan di gudang Bulog Cianjur sangat mencukupi. Kemungkinannya besar, awal atau pertengahan Maret sudah mulai panen,” kata kepala Bulog Kantor Cabang Cianjur Renato Horison pada wartawan, Senin (23/12/2034).
Meskipun Kabupaten Cianjur masuk ke daerah terdampak bencana, sambungan Renato, namun tidak mengganggu serapan maupun pasokan beras dari petani lokal.
“Area sentra produksi tidak terganggu. Apalagi hujan yang terus berlangsung menjadi keuntungan bagi petani karena mendukung masa tanam,” jelasnya.
Untuk bantuan memenuhi kebutuhan beras warga, pemerintah menyalurkan beras tahap III kepada 277.079 penerima manfaat di 32 kecamatan di Cianjur.
Total beras yang disalurkan mencapai 2.770 ton, dengan setiap warga menerima jatah 10 kilogram.
“Masih ada beberapa bantuan beras dari pemerintah yang akan disalurkan. Kami menjamin ketersediaan stok beras mencukupi dan aman hingga Maret 2025,” tukasnya.***






