BogorPolitan – Kab. Bogor,
Membekali Akhlakul Karimah dengan
Kegiatan Pesantren Kilat di Bulan Ramadhan menjadi agenda rutin setiap tahunnya bagi SMPN 2 Parung, Jl. Balai Desa Jabon Mekar Kecamatan Parung Kabupaten Bogor.
Sankat Ramadhan 1442 H. dilaksanakan selama 4 hari bagi kelas 7 dan kelas 8 dengan peserta Sanlat berjumlah 700 siswa. Karena pembelajaran kelas 9 sudah selesaikan maka kelas 9 tidak diikut sertakan dikegiatan ini.
Ketua Panitia Pelaksana Sankat Ramadgan 1442 H. Fahrul Rozi yang juga selaku Guru PAI dan Ketua DKM Masjid SMPN 2 Parung ditengah pelaksanaan menuturkan, ada perbedaan pelaksanaan dimasa Covid 19 ini yang serba terbatas tidak seperti ditahun-tahun sebelumnya.
“Sanlat dimasa Covid 19 serba terbatas, bukan hanya jumlah siswa peserta yang dibatasi tapi juga materi yang disampaikanpun terbatas karena waktu pun dibatasi, namun kita tetap laksanakan untuk penumbuhan karakter siswa dan dengan Prokes yang sangat ketat,” terang Fahrul, Jum’at (30/4).
Pelaksanaan dengan 2 shit mulai dari Pk. 07.30 hingga Pk. 09.00 dan dilanjut shift ke 2 Pk. 09.30 hingga Pk. 11.00 WIB. Begitupun kehadiran siswa perjenjang dibagi 2, Hari Senin (26/4) kelas 7-1 hingga 7-4, Selasa (27/4) untuk 7-5 hingga 7-10 begitupun untuk kelas 8 yang dilaksanakan pada Hari Rabu (28/4) dan Kamis (29/4), dengan menggunakan 4 ruang kelas dan masjid.
Sanlat bagi kelas 7 menjadi moment tersendiri, karena selama masa pandemi ini para siswa baru tersebut belum pernah bertemu baik dengan teman-teman sekelasnya maupun dengan para guru. Jadi Sanlat Tatap Muka ini sekaligus menjadi ajang saling memperkenalkan diri.
Untuk materi Sanlat Ramadhan, sambung Fahrul lebih kepada akhlakul karimah, menanamkan karakter anak. Pemateri dari kalangan guru sendiri.
“Berharap dengan Sanlat Ramadhan ini tertanam Karakter yang baik, anak menjadi lebih baik terhadap sesama, terhadap orangtua dan terhadap lingkungannya,” pungkas Fahrul.
Dharmawan






