Eka Rufa ||
BogorPolitan.com – Cianjur,
Dalam momen peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Cianjur, TB Mulyana Syahrudin, mengingatkan pentingnya literasi bagi generasi muda.
Di tengah derasnya arus informasi akibat perkembangan globalisasi dan teknologi, Mulyana menegaskan bahwa kebiasaan membaca harus menjadi prioritas utama dalam membentuk wawasan dan pola pikir.
“Membaca harus menjadi kebiasaan,” ujar Mulyana dengan penuh semangat usai upacara Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2024).
Ia menambahkan bahwa membaca bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga berperan penting dalam membangun konstruksi berpikir yang lebih kritis dan analitis.
Bagi yang baru mulai, ia mendorong agar generasi muda berani memaksakan diri untuk membaca berbagai jenis bacaan, meskipun terasa sulit pada awalnya.
Mulyana menyarankan agar kaum muda tak terlalu terbebani untuk langsung memahami seluruh materi yang dibaca.
“Baca saja semuanya, mulai dari artikel, buku manual, hingga berita online. Perlahan, pola pikir kita akan terbentuk dan membantu dalam interaksi sosial maupun dalam menghadapi tantangan era digital,” jelasnya.
Dengan semakin cepatnya arus informasi, Mulyana berharap generasi muda tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga kritis dalam menerima setiap informasi yang ada.
Melalui literasi yang kuat, mereka diharapkan mampu menyaring informasi yang benar dan membangun landasan berpikir yang kokoh, sebagai modal menghadapi dunia yang terus berubah.
Peringatan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, kritis, dan siap bersaing di era global.***






