Petugas PDAM Tirta Mukti Cianjur Diduga Abaikan SOP, Warga Keluhkan Jalan Becek dan Kenaikan Tarif

0
298 views
Petugas PDAM Tirta Mukti Cianjur Diduga Abaikan SOP, Warga Keluhkan Jalan Becek dan Kenaikan Tarif

Laporan : Taopik Abu Sopian

Bogorpolitan.com || Cianjur

Kinerja petugas lapangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mukti Cianjur kembali menuai kritik dari masyarakat.

Sejumlah warga mengeluhkan bekas bongkaran perbaikan pipa air yang dibiarkan tanpa perbaikan, menyebabkan jalanan becek dan kotor. Selain itu, fasilitas yang dinilai sudah tidak layak pakai masih digunakan tanpa pembaruan.

“Kemarin ada petugas PDAM yang membongkar jalur pipa, tapi bekasnya malah dibiarkan begitu saja. Jalan jadi becek dan kotor,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Menurut warga, sebagai penyedia layanan publik, PDAM seharusnya memberikan contoh yang baik dengan menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas, termasuk memperbaiki jalan yang dibongkar.

Keluhan warga tidak berhenti di situ. Mereka juga mempertanyakan kenaikan tarif air PDAM yang tidak diiringi dengan peningkatan kualitas layanan.

“Setiap bulan tarif air naik, padahal pemakaian biasa saja. Kalau tarif naik, pelayanannya juga harus lebih baik, bukan malah asal bongkar lalu ditinggal,” ujarnya.

Ia pun menyoroti tanggung jawab petugas lapangan PDAM terhadap pelanggan yang telah membayar kewajiban mereka.

“Apakah mereka lupa siapa yang membayar gaji mereka? Itu dari pelanggan,” tegasnya.

Warga berharap pimpinan PDAM Tirta Mukti Cianjur segera turun tangan untuk memastikan pelayanan sesuai dengan hak-hak pelanggan.

“Tolong perhatikan hak-hak pelanggan. Kami sudah membayar kewajiban sebagai pengguna jasa air bersih,” bebernya.

Keluhan terhadap PDAM Tirta Mukti Cianjur bukan hal baru. Sebelumnya, masyarakat juga mengeluhkan gangguan pasokan air, buruknya kualitas air, hingga lambatnya respons petugas terhadap pengaduan pelanggan.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Mukti Cianjur memiliki tanggung jawab untuk mengutamakan kepuasan masyarakat dan menjalankan operasional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya.

“Kami mendesak PDAM Tirta Mukti Cianjur segera melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas layanan. Petugas lapangan juga harus dibekali pemahaman tentang SOP dan etika pelayanan,” kata seorang tokoh masyarakat yang enggan di publikasikan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PDAM Tirta Mukti Cianjur terkait keluhan warga. Masyarakat kini menunggu tindakan konkret dari perusahaan untuk memperbaiki citra dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini