BogorPolitan – Kab. Bogor,
Menindaklanjuti Keputusan Bersama Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor telah melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kemenag dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan telah menetapkan Uji Coba Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan point sebagai berikut :
- Membuat sekolah percobaan/model untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
- Pelaksanaan PTM akan dilaksanakan di setiap kecamatan 1 (satu) jenjang pendidikan dari mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/MAN dan SMK.
- DISDIK, Cabang Dinas dan Kemenag telah membentuk tim bersama untuk memverifikasi dan memvalidasi kesiapan satuan pendidikan yang diusulkan oleh Disdik Cabang Dinas dan Kemenag untuk melaksanakan PTM.
- Dari jumlah 232 sekolah yang diusulkan hasil verifikasi dan validasi yg lolos berjumlah 171 sekolah, dan ada 1 sekolah MTs yang mengundurkan diri, jadi total izin yang dikeluarkan Disdik sebanyak 170 sekolah.

Ditemui diruang kerjanya Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Iqbal mengatakan, setahun sudah murid sekolah di Kabupaten Bogor melakukan sekolah dengan cara belajar Daring atau Online.
“Berdasarkan Intruksi Bupati Bogor, Ade Yasin, yang pada saat ini wilayah Kabupaten Bogor sudah mulai mengalami penurunan angka penderita Covid-19 dan saat ini sekolah sudah bisa melakukan PTM (Pembelajaran Tatap Muka),” ujarnya, Senin 15/03/2021.
Namun, Iqbal melanjutkan, sekolah harus tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat, dengan mengatur jadwal pembelajaran agar tidak membuat kerumunan serta membatasi jumlah siswa dengan 50% terlebih dahulu, serta mewajibkan memakai masker dan menyiapkan sarana tempat cuci tangan.
Sementara itu, adanya rencana uji coba tatap muka di Kabupaten Bogor, disambut baik oleh murid dan juga pihak sekolah, mengingat setelah setahun belajar daring siswa mengaku kesulitan mendapat pelajaran yang dimengerti.
Seperti Tiya (15) siswi sekolah SMK kelas 10 mengaku senang dapat bertemu teman- teman kelas yang baru, tidak hanya itu pembelajaran pun akan mudah dimengerti karena dapat secara langsung tanya jawab dengan Guru.
“Seneng banget bisa ketemu langsung teman-teman dan kalau tatap muka kita bisa tanya langsung soal soal yang sulit sama guru,” katanya. (Wil/And)
Referensi; Diskominfo Kab. Bogor






