Laporan : Yuyun Wahyuni (Ayu)
Bogorpolitan.com, Cibinong
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor terus mendorong upaya pengurangan food waste atau sisa pangan melalui berbagai program edukatif. Salah satunya lewat kegiatan bertema “Dari Sisa Jadi Istimewa: Bersama Cegah Food Waste” yang digelar di Pesantren Darul Muttaqien, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DKP Kabupaten Bogor dalam merespons isu food waste yang kini menjadi perhatian global.
Isu tersebut dinilai sebagai salah satu tantangan besar dalam aspek ekonomi dan lingkungan abad ke-21.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan DKP Kabupaten Bogor, Sinta Yulianti, S.IP., M.Si, menjelaskan kegiatan ini menjadi bentuk praktik baik pemanfaatan pangan berlebih di lingkungan pesantren.

“Melalui edukasi dan kegiatan kreatif, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa sisa pangan bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Program ini dikemas secara edutain (edukatif dan menghibur) melalui kegiatan memasak bersama, permainan ular tangga bertema pengelolaan pangan, dan pembagian worksheet “Praktik Baik Stop Boros Pangan”.
Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor agar santri memahami keterkaitan antara pengelolaan sampah dan pencegahan food waste.
Turut hadir Firman Muhammad Basar, S.Pd., M.Pd, dosen Sekolah Vokasi IPB University, yang memberikan materi tentang teknik penanganan pangan yang tepat serta inovasi menu berbasis pemanfaatan bahan sisa.

Sementara itu, perwakilan pesantren, Ustadz Salim RD, S.Sos.I, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kebiasaan bijak dalam mengelola makanan di kalangan santri,” ujarnya.
Selain kegiatan di pesantren, DKP Kabupaten Bogor juga telah melaksanakan sejumlah program terkait pencegahan food waste, di antaranya:
Penerbitan Surat Edaran Bupati Bogor Nomor 500.1/210/DKP/2024 tentang Gerakan Selamat Pangan
Pembuatan Buku Saku dan E-Book “Tips dan Trik Pemanfaatan Berlebih”
Kampanye Gerakan Selamatkan Pangan melalui program Bagas (Bagikan Buah dan Sayur)
Publikasi di berbagai media, videotron, dan baliho
Sosialisasi ke masyarakat dan pelaku usaha kuliner (Horeka)
Pelatihan Training of Trainers (TOT) dan advokasi penanganan food waste.
Melalui berbagai langkah tersebut, DKP Kabupaten Bogor berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan pangan yang berkelanjutan semakin meningkat.
“Langkah kecil seperti tidak membuang makanan bisa memberi dampak besar bagi bumi dan sesama,” tutur Sinta. “Dari sisa, kita bisa ciptakan sesuatu yang istimewa.”






