Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||
Ketika sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor tengah dilanda bencana akibat cuaca ekstrem, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor justru memberangkatkan 113 pegawai mereka ke Bali.
Keberangkatan ini bertujuan untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Manajemen Psikososial Bencana Alam.”
Namun, langkah tersebut menuai pertanyaan, termasuk dari Penjabat (PJ) Bupati Bogor, Bachril Bakri.
Bachril mengaku tidak mengetahui rencana keberangkatan tersebut dan menduga bahwa kegiatan Bimtek sudah direncanakan jauh-jauh hari.
“Mungkin itu sudah direncanakan sebelumnya, mungkin dah dari jauh-jauh hari,” ujarnya, Selasa (12/11/2024), ketika ditanya soal alasan memilih Bali sebagai lokasi Bimtek di tengah situasi darurat di Kabupaten Bogor.
Bachril juga menyampaikan keheranannya dengan keputusan Dinsos untuk menggelar pelatihan di luar kota, mengingat banyak masyarakat Kabupaten Bogor saat ini yang sedang mengalami musibah akibat bencana alam.
Selain itu, ia pun belum menerima penjelasan lebih lanjut dari Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, terkait alasan spesifik dipilihnya Bali sebagai lokasi pelatihan.
Berdasarkan surat tugas yang beredar, Bimtek ini diikuti oleh sejumlah tenaga pendamping, termasuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping PKH, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Sosial (LK2S).
Sontak, keputusan ini memicu sorotan di kalangan masyarakat yang menilai bahwa para pegawai Dinsos lebih dibutuhkan untuk membantu korban bencana di Bogor daripada menghadiri Bimtek di destinasi wisata internasional.(And)






