Bogorpolitan.com || Gunung Putri
Pemerintah Desa Gunungputri, Kabupaten Bogor, menerima kunjungan Studi Tiru dari Pemerintah Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (6/11/2025).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk saling bertukar pengalaman terkait pengelolaan pemerintahan desa dan berbagai inovasi pembangunan berbasis masyarakat serta teknologi.
Kepala Desa Gunungputri, Daman Huri, dalam sambutannya menjelaskan perjalanan desanya yang berhasil bertransformasi dari kategori Desa Berkembang pada periode 2019-2021 menjadi Desa Mandiri sejak 2022 hingga kini, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM).

“Transformasi ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa. Kami terus berinovasi di berbagai sektor untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Daman Huri.
Berbagai inovasi telah dikembangkan oleh Pemdes Gunungputri, di antaranya program Desa Bersih Narkoba (Bersinar), Desa Digital, dan Pos Bantuan Hukum.
Dalam mendukung era digitalisasi, desa ini juga berhasil membangun jaringan internet publik bernama GP-Net yang kini menjadi salah satu layanan penting bagi masyarakat.
Selain itu, Daman Huri yang akrab disapa A Heri memaparkan sejumlah program unggulan desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kampung Ramah Lingkungan (KRL), Bank Sampah Induk, budidaya maggot Black Soldier Fly, Sekolah Adiwiyata, Batik Ecoprint, Program Samaduha (Satu Masjid Dua Hafidz), Desa Literasi, serta Program Ketahanan Pangan melalui peternakan dan perikanan warga.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pontodon, Lidiyawati Djufri, yang mewakili rombongan, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari tuan rumah.
Ia mengaku terkesan dengan inovasi yang dilakukan oleh Desa Gunungputri, terutama terkait Program Data Desa Presisi yang dinilai sangat inspiratif untuk diterapkan di daerahnya.
Kegiatan Studi Tiru tersebut diakhiri dengan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas desa, seperti kantor lembaga-lembaga desa, pusat server GP-Net, serta area Kebun Ketahanan Pangan.*** (Budi Prawira)






