Cawabup Bogor Nomor 01 Jaro Ade Optimis Pilkada Berjalan Demokratis

0
273 views

Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||

Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, tampak semarak di pagi hari pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Antusiasme warga begitu terasa, bahkan sebelum tempat pemungutan suara (TPS) dibuka, masyarakat sudah berbondong-bondong datang ke lokasi.

Salah satu TPS yang menjadi perhatian adalah TPS 02 Kampung Cileuksa Kaler. TPS ini menjadi tempat Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor nomor urut 01, Ade Ruhandi, atau yang akrab disapa Jaro Ade, menggunakan hak pilihnya.

“Alhamdulillah, pagi ini saya telah melaksanakan hak pilih saya dalam Pilkada Kabupaten Bogor dan Pilgub Jabar,” ujar Jaro Ade usai mencoblos.

Jaro Ade menceritakan kebiasaannya sebelum mencoblos. Malam sebelumnya, ia menyempatkan diri untuk berziarah ke makam ayahnya dan meminta restu kepada sang ibu.

“Saya selalu meminta doa dan restu kepada ibu serta keluarga sebelum mengambil sikap politik dalam pilkada,” ungkapnya.

Ia juga merasa bersyukur karena didampingi oleh istri dan keluarganya saat memilih.

“Mak Haji (ibu saya) bahkan menjadi orang pertama yang mencoblos sebelum saya,” katanya.

Jaro Ade berharap tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Bogor dalam pilkada kali ini tinggi. Menurutnya, kesuksesan pilkada adalah tanggung jawab bersama, mulai dari penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu, hingga masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

“Kami berharap pilkada berjalan sukses, aman, dan demokratis. Semua pihak harus menjalankan tugas sesuai fungsinya masing-masing,” tegasnya.

Setelah mencoblos, Jaro Ade bersama tim dan partai koalisi akan mengikuti rangkaian quick count yang dilakukan oleh lembaga survei. Meski hasil resmi pilkada menunggu pleno KPU, quick count menjadi gambaran awal yang membantu memetakan hasil sementara.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang telah berpartisipasi dalam pilkada 2024. Kami juga menghormati kandidat lain dalam pilkada ini. Inilah wujud demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Meski pilkada berjalan lancar, Jaro Ade menggarisbawahi tantangan akibat pengurangan jumlah TPS. Dari semula 15 ribu TPS, kini hanya tersedia sekitar 8 ribu. Hal ini menjadi perhatian, terutama di wilayah-wilayah terpencil seperti Desa Cileuksa, yang memiliki sejarah partisipasi 100 persen.

“Kami berharap meski ada pengurangan TPS, partisipasi warga tetap sesuai target pemerintah,” tutup Jaro Ade optimis.(And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini