BogorPolitan.com- Ciampea
Warga Kampung Cibitung Kulon, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang masih hidup di dalam tas belanja hitam pada Selasa siang (8/7/2025).
Ketua RT setempat, Roni, mengungkapkan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing.
Saat melintas di lokasi kejadian, warga itu melihat sebuah tas belanja warna hitam yang mencurigakan.
“Awalnya ada warga yang mau mancing. Pas melintas di TKP, dia lihat tas belanja warna hitam dalam kondisi cukup rapi. Karena penasaran, langsung dibuka. Ternyata isinya bayi laki-laki,” ujar Roni saat dikonfirmasi wartawan.
Roni menambahkan, bayi tersebut diperkirakan berusia kurang dari 10 hari karena tali ari-ari sudah tidak ada. Selain bayi, dalam tas juga ditemukan kaus wanita warna hitam bergambar.
Setelah memastikan isi tas, warga segera menghubungi ketua RT dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ciampea.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan memintai keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut.
Seorang bidan desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa bayi itu diduga lahir prematur. Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut memiliki berat hanya 1,7 kilogram.
“Bayi ini beratnya hanya 1,7 kilogram, artinya tidak normal dan membutuhkan penanganan medis intensif,” ujarnya.
Saat ini, bayi malang tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan di inkubator.
Sementara itu, pihak Polsek Ciampea belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas pelaku pembuangan bayi. Namun, berdasarkan keterangan warga, sebelum kejadian sempat terlihat pasangan pria dan wanita yang mencurigakan berada di sekitar lokasi kejadian.
Bayi diduga dibuang oleh orang tuanya karena lahir dari hubungan gelap, dan pelaku tak ingin menanggung malu.
Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.






