Apel Siaga LSM LASKAR NKRI, Selamatkan Sejarah Bangsa dan Kembalikan Semangat UUD 1945

0
269 views

Bogorpolitan.com, Sentul

DPN LSM LASKAR NKRI menggelar Apel Siaga di KM 0 Sentul dengan mengangkat tema “Selamatkan Sejarah Bangsa dan Kembalikan Semangat UUD 1945”. Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia, sebagai bentuk komitmen organisasi untuk menjaga moralitas bangsa sekaligus meluruskan perjalanan sejarah nasional. Dalam acara tersebut, LASKAR NKRI menyampaikan sembilan pernyataan sikap sebagai wujud tekad untuk mengembalikan jati diri bangsa.

Acara dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat, di antaranya Sekertaris jendral DPP Nana Taruna dan  Wakil ketua umum harian nasional Sigit Priatna serta para Ketua DPC dan anggota dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua Deklarasi Mega Kelinduran menjelaskan alasan pemilihan tanggal 9 Desember dan lokasi KM 0 Sentul.

“Kami memilih tanggal sembilan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia sebagai simbol penting untuk mengingatkan bahwa bangsa ini harus kembali pada nilai-nilai kejujuran dan integritas. Lokasi KM 0 Sentul kami pilih sebagai titik awal untuk mengajak seluruh elemen bangsa kembali ke jati dirinya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi bangsa saat ini yang dinilai tengah mengalami pengaburan sejarah dan pelemahan identitas nasional.

“Sekarang sedang terjadi pelecehan sejarah, sedang terjadi hilangnya jati diri bangsa. Oleh karena itu kami mendukung Presiden Prabowo serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dalam upaya menyelamatkan sejarah nasional. Kita harus kembali kepada UUD 1945,” tegasnya.

Ketua Panitia menambahkan bahwa perjalanan Reformasi yang berlangsung lebih dari dua dekade belum memberikan hasil sesuai harapan.

“Saya anggap Reformasi yang sudah berjalan lama tidak mencapai tujuan awalnya. Karena itu kita perlu kembali kepada jati diri bangsa dan semangat konstitusi.”

Acara ditutup dengan pembacaan 9 pernyataan sikap LASKAR NKRI, yang menegaskan komitmen organisasi untuk menjaga sejarah bangsa, melawan distorsi informasi, memperkuat karakter nasional, serta mendukung pemerintah dalam penguatan budaya dan nilai-nilai kebangsaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini