BogorPolitan – Kota Bogor,
Yayasan Al Akhyar Kalimurni yang menaungi MTs. Manba’ul Islam dan SMK YAK 1 mulai menggelar PTM Terbatas. Sekolah yang beralamat di Jl. Kalimurni No. 81 Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor telah melaksanakan PTM Terbatas sejak Senin (6/9).

Sebagaimana disampaikan Waka Kurikulum MTs. Manba’ul Islam Ahmad Rodin SE, kepada media ini mengatakan terkait mekanisme pelaksanaan PTM Terbatas dimasa Pandemi Covid 19.
“Sebagaimana petunjuk dan aturan yang ditetapkan dalam pelaksanaan PTM Terbatas ini yaitu jumlah siswa dan waktu pembelajaran yang dibatasi, 50% jumlah kehadiran siswa disekolah dan 2 jam pelaksanaan pembelajaran,” ujar Rodin mengawali perbincangan dengan awak media, Kamis (9/9).
Dari total siswa MTs. sejumlah lebih kurang 450 siswa dan SMK YAK 1 sejumlah lebih kurang 300 siswa, kegiatan PTMT untuk siswa MTs. Manba’ul Islam pagi dan SMK YAK 1 siang.
“Untuk mekanismenya perhari perjenjang, kelas 7 hari Senen, kelas 8 hari Selasa, kelas 9 hari Rabu, kemudian kembali hari Kamis kelas 7, Jum’at kelas 8 dan Sabtu kelas 9 terus berulang, begitupun untuk siswa SMK YAK 1 yang dilaksanakan disiang harinya,” jelas Rodin.
Jadi, sambungnya saat siswa melaksanakan PTM disekolah siswa lainnya tetap belajar dengan Daring dirumah.
Ia melanjutkan sebagaimana aturan dalam pelaksanaan PTMT perkelas jumlah siswa hanya 18 siswa (normal perkelas 36 siswa).
“Terpenting siswa disiplin dalam prokes, memakai masker, bawa handsanitizer, berjarak tidak ada kerumunan, tidak ada jeda istirahat, bekal minum dianjurkan bawa sendiri, dilarang pinjam alat tulis antar siswa dan mapel hanya berlangsung 2 jam, begitupun saat bubar sekolah diawasi oleh Satgas Sekolah agar langsung pulang,” tegas Rodin.
Ada beberapa siswa kami yang terkendala tidak bisa melaksanakan pembelajaran daring karena HPnya tidak mendukung, dan kami sediakan fasilitas untuk pembelajaran daring disekolah. Dan untuk mendukung kelancaran PJJ Yayasan memberikan Quota kepada para siswa sebesar 10 GB perbulan.
Ditempat yang sama Ketua Yayasan Al Akhyar Kalimurni Daryani S.PdI yang akrab disapa Pak Pacer menambahkan bahwa kami memang sudah siap melaksanakan PTMT oleh karenanya sarana dan prasarana penunjang Prokes sudah kita siapkan mulai dari penyemprotan disinfektan yang rutin, sarana cuci tangan, handsanitizer, alat pendeteksi suhu tubuh, begitupun guru sudah divaksin semua sebagai salah satu syarat pelaksanaan PTM dan 98% orangtua siswa memberi ijin putra putrinya melaksanakan PTM, ada beberapa orangtua siswa masih kawatir dan kami tidak bisa memaksakan bila anaknya tidak diijinkan untuk PTM.
“Alhamdulillah sebagaimana harapan para siswa juga kami sebagai pendidik bersyukur mulai menjalankan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini dengan menerapkan Prokes yang sangat ketat sebagaimana anjuran dan ketetapan Pemerintah dalam pelaksanaan PTMT ini,” ucap Pacer.
Ia berharap sebagaimana harapan semua orang, Pandemi ini segera berakhir. Dan untuk Vaksinasi siswa semoga bisa diperbanyak. Mudah-mudahan Vaksinasi Pelajar bisa dilaksanakan di sekolah ini. Sekolah kami berada di Kota Bogor perbatasan dengan Kabupaten dimana siswa kami lebih banyak berasal dari Kabupaten.
“Berharap PTM Terbatas ini berjalan dengan baik tanpa ada kendala, mudah-mudahan kedepan berjalan normal, Covid 19 berakhir, Aamiin,” pungkas Pacer.
Dharmawan






