
BogorPolitan.com, Jakarta,
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) melalui unit bisnisnya Nathabumi menggelar temu pelanggan bertema “Sixnificant Journey: Moving Forward, Making Impact” di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Acara ini menandai enam tahun perjalanan Nathabumi dalam transformasi dan sinergi bersama SIG untuk mendorong pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri ratusan pelanggan industri, serta diisi dengan pameran inovasi pengelolaan limbah, bincang-bincang inspiratif, dan aktivasi gaya hidup minimalis.
Hadir pula Direktur Manufacturing Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, dan Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara Kementerian Lingkungan Hidup RI, Edward Nixon Pakpahan, Ph.D, yang memaparkan program peningkatan kepatuhan dan inovasi dalam perlindungan lingkungan.
Kolaborasi Jadi Kunci Bisnis Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Edi Sarwono menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi lintas sektor baik dengan pemerintah, pelanggan industri, maupun masyarakat.
“Kami mengedepankan inovasi untuk mengembangkan ragam produk dan layanan ramah lingkungan. Nathabumi hadir untuk membantu menjawab tantangan pelanggan dalam pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan,” ujar Edi.
Sejak berdiri, Nathabumi terus bertransformasi dari pengelolaan biomassa hingga menjadi pelopor penerapan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) di Indonesia.

Hingga akhir 2024, SBI tercatat telah mengelola lebih dari 1,8 juta ton limbah dan RDF, yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan bahan baku alternatif dalam produksi semen.
Langkah ini berhasil menurunkan emisi karbon perusahaan hingga 16,5 persen.
19 Pemerintah Daerah Gandeng Nathabumi
Keberhasilan Nathabumi juga tercermin dari kemitraannya dengan 19 pemerintah daerah dalam mengolah sampah kota menjadi RDF.
Sejak 2020, tercatat 140.645 ton RDF telah diolah sebagai substitusi bahan bakar fosil mendukung produksi semen yang lebih ramah lingkungan sekaligus menjadi solusi bagi permasalahan sampah perkotaan.
“Kami berharap semakin banyak daerah dan industri yang mau berkolaborasi. Hanya dengan kerja bersama, kita bisa mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan,” kata Edi menambahkan.
Dari Edukasi Sampah hingga Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Tak hanya fokus pada pengolahan limbah industri, Nathabumi juga aktif menggerakkan masyarakat melalui berbagai program sosial dan edukasi lingkungan. Di antaranya:
Aksi SESAMA (Sedekah Sampah Bersama), yang melibatkan karyawan dan bank sampah lokal,
Kelas Kita (Kelola Sampah di Sekitar Kita), edukasi pengelolaan sampah sejak dini untuk.***





