Laporan : Yuyun Wahyuni (Ayu)
BogorPolitan.com, Cibinong
Warga RT 07 RW 12 Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor kini memiliki fasilitas kesehatan baru.
Pemerintah kelurahan resmi meresmikan Gedung Posyandu Merah Delima pada Selasa (14/10/2025) pukul 11.00 WIB.
Peresmian ini dihadiri oleh Camat Cibinong Acep Sajidin, Lurah Pakansari Raden Ade Zuwira.
Dalam sambutannya, Camat Cibinong Acep Sajidin menyampaikan bahwa posyandu merupakan sarana pelayanan kesehatan dasar dari, oleh, dan untuk masyarakat.
Keberadaan posyandu, kata dia, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Kader posyandu memiliki tugas besar, mulai dari menyebarkan informasi kesehatan, menyiapkan tempat dan sarana, hingga melakukan pendataan, penimbangan, serta penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan gedung baru tersebut agar kegiatan posyandu dapat berjalan lebih optimal setiap bulan.
“Gedung posyandu Merah Delima ini memiliki ukuran 8 x 12 meter dan bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan masyarakat. Walaupun masih ada tiga anak yang mengalami stunting, kami berharap fasilitas ini dapat membantu memperbaiki kondisi gizi anak-anak di wilayah ini,” katanya.
Sementara itu, Anwar Sanusi, selaku perwakilan panitia pembangunan menjelaskan bahwa pembangunan gedung posyandu ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan warga serta tokoh masyarakat.
Dengan anggaran terbatas sekitar Rp120 juta, warga berhasil membangun gedung dua lantai berukuran 8 x 12 meter. Bagian atas gedung saat ini masih berupa dak tanpa atap.
“Pembangunan ini murni hasil swadaya dan semangat gotong royong masyarakat. Kami berharap ke depan lantai atas bisa diselesaikan secara bertahap agar dapat difungsikan sebagai balai warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan posyandu ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga tempat kegiatan keagamaan dan sosial warga sekitar.
Acara peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah antara warga dan para tamu undangan.***






