Laporan : Eka Rufa ||
Cianjur – BogorPolitan.com,
Seorang petani gula aren asal Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur yang diduga hanyut terbawa arus air sungai Cigadung akibat jatuh dari jembatan gantung sungai sekitar pukul 17.00 WIB, senin sore (07/11/2022) lalu belum diketemukan.
Amar Suherlan, Kepala desa Nairnggul mengatakan, memang benar warga desa kami bernama ade (48) petani gula aren warga kampung garunggang RT 03 RW 11 diduga jatuh dari jembatan gantung sungai Cigadung.
“Awal mula kejadian nya tidak ada yang tau, namun menurut keterangan pihak keluarga jatuh dari jembatan gantung sungai Cigadung saat hendak mengambil gula aren,” ujarnya, Kamis (10/11/2022).
Kepala desa menambahkan, pihak keluarganya menduga hanyut terbawa arus air sungai Cigadung,paslnya setelah di cari kemana mana hinga mencari ke lokasi tempat penyadapan gula aren tidak diketemukan yang diketemukan hanya kendaraan sepeda motor dengan Zrigen tempat Air nira.
“setelah memastikan ada Warga yang hilang hanyut terseret arus sungai Cigadung,kami pemerintah desa langsung membuat laporan sementara ke pemerintah kecamatan dan tembusan langsung ke Polsek naringgul,” terangnya.
Masih jelasnya, upaya kami pemerintah desa sudah melakukan Pencarian dari mulai hari selasa siang dan hari ini rabu 9 Nopember 2022 kami bersama petugas gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, Retana dibantu warga masyarakat.
“Setelah dilakukan penyisiran di sepanjang sungai Cigadung namun hinga menjelang sore tiba korban belum ada tanda tanda diketemukan, dan rencananya hari ini kembali melaksanakan pencarian ke arah desa cinerang masih di aliran sungai Cigadung,” pungkasnya.






