Perkuat Imun, Kades Bojong Jengkol Ajak Warga Jaga Pola Hidup Bersih dan Sehat

0
769 views

BogorPolitan – Ciampea,

Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat menjadi salah satu upaya agar terhindar dari Penularan Virus Corona disamping keharusan melaksanakan Prokes dengan menjalankan 3M, sebagaimana disampaikan Awaluddin Ma’rifatullah Kades Bojong Jengkol Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor diruang kerjanya Selasa (19/1).

Dengan perpanjangan PSBB melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPPKM), merujuk pada Keputusan Bupati Bogor No. 443/Kpts/Per-UU/2020 dan Surat Edaran Bupati Bogor No. 773/Covid19/Sekret/1/2021 kami Pemerintahan Desa Bojong Jengkol menjalankan PPKM sesuai Protap yang dikeluarkan Bupati Bogor.

“Alhamdulillah untuk sosilasisasi Pencegahan Covid 19 dari PSBB pertama sampai dengan sekarang PSBB Perpanjangan kedelapan melalui PPKM kita sudah laksanakan sesuai dengan Protap menjalankan Protokol kesehatan secara terus menerus dengan melaksanakan 3M,” jelas Kades.

Realistis saja lanjut Kades, saya sampaikan pada warga sayangi diri sendiri, jaga diri sendiri, pake masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak. Menghadapi Corona ini jangan panik, pikiran harus jernih, berpikir positif, tumbuhkan “Sugesti Positif” Insya Allah Imun kita naek.

“Saya sampaikan pada rt rw untuk memantau warganya yang berkegiatan. Bila melihat warganya yang keluar rumah tidak memakai masker untuk di tegur dan kasih masker supaya kita saling menjaga,” tegasnya.

Kades menambahkan terkait kegiatan hajatan yang berpotensi terjadi kerumunan, Hajatan harus dilaksanakan dengan Protokol kesehatan yang ketat.

“Saya mewajibkan pada warga yang melaksanakan Hajatan wajib mematuhi aturan yang berlaku guna meminimalisir penularan Covid 19. Untuk suvenir saya wajibkan dengan Masker dari pada memberikan suvenir yang lain lebih baik yang bermanfaat, kita butuh Masker maka suvenirnya Masker,” paparnya.

Sisi lain Kades menjelaskan terkait Dana Desa di Pandemi seperti ini lebih difokuskan pada penanganan Covid tidak bisa membangun. Bagi kami hikmahnya harus diambil.

Bagaimana caranya kita tetap bisa membangun tanpa harus menunggu DD ?, singgungnya. Kearifan lokal masyarakat kita bangun dengan budaya gotong royong dengan Swadaya kita motivasi warga untuk tetap bisa membangun.

Hasilnya, kita sudah bangun jalan-jalan besar hasil swadaya masyarakat, di RW 06 dan RW 07. Di RW 06 sudah kita bangun jalan sepanjang 537 Meter dengan lebar 3 Meter, kemudian jalan penghubung Desa Bojong Jengkol dan Desa Cihideung Udik jalan sepanjang 350 Meter dengan luas 3 Meter. Alhamdulillah berkat swadaya masyarakat dimasa Pandemi ini pembangunan Infrastruktur jalan di Desa Bojong Jengkol tetap berjalan dengan baik, pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini