Kontrak TPAS Galuga Diperpanjang 5 Tahun, Dengan Lahan 3,7 Ha

0
1,037 views

BogorPolitan – Cibungbulang,

Kebutuhan lahan bagi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga untuk Kabupaten Bogor sudah sangat mendesak mengingat penambahan produksi sampah sudah mencapai 2.800 ton perhari-nya sementara lahan yang tersedia hanya seluas 3,7 Hektare (Ha)

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Asnan, dengan menyebutkan jika lahan milik Pemkab Bogor di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, sudah krodit, Minggu, 27/12/2020, dalam acara Publik Hearing di TPAS Galuga.

“Saat ini sampah di Galuga sudah over load, hingga Pemkab Bogor sudah sangat membutuhkan lahan yang memadai untuk menampung sampah,” katanya.

Dengan adanya peningkatan produksi sampah setiap harinya di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 50 ton pada masa PSBB pra AKB yang sebelumnya 2.750 kini sudah menjadi 2.800 ton untuk sementara ikut membuang kelahan milik kota yang lebih luas.

“Lahan yang kita punya juga hanya 3,7 hektar, jauh dibandingkan lahan milik Kota Bogor di Galuga seluas 38 hektar, kondisinya sudah sebagian kita buang ke lahan milik Kota Bogor, kami harap kerjasama ini bisa berjalan baik, apalagi TPAS Nambo yang saat ini diharapkan, hingga kini belum ada kejelasan,” pungkas Asnan.

Ditempat yang sama ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto, mendesak Pemkab Bogor untuk segera mengoperasikan lahan TPAS Nambo yang hingga sekarang belum beroperasi.

“Pemerintah kabupaten bogor akan mempersiapkan satu lahan baru TPAS baru yaitu TPAS Nambo tapi sampai hari ini belum bisa beroperasi, kita berharap nambo bisa beroperasi supaya bisa membagi tidak menjadi beban tumpuan tersendiri di TPAS galuga ini,” ujarnya. (Ipay)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini