BogorPolitan – Bojonggede,
Kepala Desa (Kades) Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor Abdul Aziz membantah isu yang beredar, adanya setoran pedagang pasar kaget Taman Pinus Billabong Permai, ke pihaknya.
Abdul Aziz meluruskan bahwa hal itu tidak benar dan bukan kapasitas Desa, ia menjelaskan, pihak Desa sama sekali tidak pernah memungut.
Abdul Aziz yang ditemui di ruangan kerjanya Senin (26/10/2020) menjelaskan kalau lokasi lahan pasar kaget letaknya di Perumahan Taman Pinus Billabong Permai, itu bukan aset Desa atau Pemerintah, karena pasar kaget tersebut berada di wilayah perumahan yang merupakan aset pengembang.
“Maka yang paling berkepentingan dan memiliki hak penggunaan aset adalah pengembang, itu wajar saja dan itu diluar sepengetahuan Desa, kalaupun ada iuran kebersihan dari pihak RT/RW,” katanya.
Aziz menegaskan, tidak ada kaitannya dengan pihak Desa dan tidak pernah memungut atau mengutip iuran apapun.
Sebelumnya, beredar isu dikalangan pedagang, adanya setoran iuran bulanan ke Desa dari pedagang pasar kaget di Perumahan Taman Pinus Billabong Permai.
Dikonfirmasi satu diantara pedagang, yang juga membantah adanya pungutan, malah pedagang itu merasa dirugikan dengan adanya isu pungutan itu. tempat mereka dagang ditutup, padahal para pedagang juga menerapkan protokol kesehatan.
“Dari pihak pengembang pun tidak merugikan kami (pedagang), kita disini cari makan. Dengan adanya berita itu, kami jadi gak bisa cari makan,” kata pedagang yang enggan disebut namanya.
“Akhirnya tutup begini,ya udah gak pada dagang, (mulai ditutup) Kamis 22 Oktober 2020,” ujarnya.
Dirinya menegaskan bahwa tidak ada kutipan atau pungutan iuran
“Disini gak ada pemerasan,” pungkasnya.
( Retno Handayani)






