Bogorpolitan – Jasinga,
Tiga setengah jam diguyur hujan, dari mulai sekira pukul 17.30 hingga pukul 20.45, dengan intensitas cukup tinggi, hingga menyebabkan luapan air disungai Cikaniki, mengakibatkan putusnya jembatan jalur akses ke PT. Antam, Kecamatan Nanggung, beberapa waktu lalu, Senin, 05/09/2021.

Sementara untuk aliran sungai Cidurian yang melingkupi wilayah Kecamatan Sukajaya, Cigudeg serta Jasinga, jembatan yang putus, Desa Kiarasari, Kampung Cisangku, dan Desa Urug Kampung Urug, Desa Sukamaju, Kampung Cigowong, serta Desa Kalong sawah, Kampung Parungsapi Kaum yang mengisolir 22 Kepala Keluarga (KK).
Menurut warga Kampung Parung Sapi Kaum, yang tidak mau disebutkan namanya, menuturkan kejadiannya berulang, pertama kali saat memasuki awal tahun 2020, memasuki bulan September 2021 terjadi lagi.
“Tahun baru 2020, pertama kalinya terjadi banjir bandang, sehingga bendungan yang baru beberapa bulan selesai dibangun, diduga tidak kuat menahan air, pecah lalu airnya menimpa persawahan serta menghantam rumah lalu jebol, terciptalah aliran sungai ini, lalu dibuat jembatan darurat, yang kemarin putus lagi karena terhantam banji,” terangnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kabupaten Bogor R. Indra Nurcahya, yang mendatangi lokasi bencana di Desa Kalong Sawah, bahwa menurutnya untuk penanggulangan bencana belum bisa dilakukan namun akan dicoba dahulu.
“Mudah – mudahan mungkin nanti kedepan akan kita coba tangani semua, secara bertahap dengan skala prioritas, untuk dilakukan normalisasi dari akibat bencana ini,” ungkapnya. (Ipay).






