BogorPolitan – Kab. Bogor,
Program Pemerintah dalam rangka Pembangunan Berkelanjutan melalui Pendataan IDM Berbasis SDGs sudah dilaksanakan beberapa Desa di Kabupaten Bogor.
Diantaranya Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor kini tengah melaksanakan Tahapan Pendataan SDGs sebelumnya telah melaksanakan Sosialisasi dan Pembekalan bagi Relawan Pendataan SDGs.
Fuja Aditiya Sekdes Sukamantri kepada Media ini diruang kerjanya Senin (31/5), mengatakan bahwa pelaksanaan Pendataan SDGs di Desa Sukamantri sudah mencapai 40 Persen.
“Alhamdulillah Pendataan SDGs berbasis Android saat ini sudah mencapai 40 persen, Insya Allah target diakhir Bulan Mei ini sudah rampung keseluruhannya,” jelas Dudi. 40 persen itu, sambung Fuja adalah data yang masuk dan telah terverifikasi kalau secara keseluruhan sudah 80 persen ditampung diserver.
Ia mengatakan sejumlah 148 Relawan Pendataan SDGs kita terjunkan di 74 RT jadi 1 RT kita terjunkan 2 orang relawan.
Hambatan atau kendala diantaranya narasumber karena kesibukannya sulit ditemui dan jarang dirumah, bahkan pendata ada yang datang 3 kali tapi belum juga bisa ditemui.
“Selain itu karena pendataan ini melalui Aplikasi Online dengan menggunakan Android, beberapa wilayah di Desa Sukamantri Blank Spot sulit sinyal, maka antisipasinya adalah pendataan dengan manual dicatat terlebih dulu ketika sudah selesai pendata tinggal mencari sinyal untuk meng-upload data,” terang Fuja.
Masih kata Fuja ada beberapa warga yang menolak karena pertanyaan yang sangat mendetil, maka kita dampingi dengan RT atau RW dan diberi penjelasan terkait pentingnya pendataan SDGs ini.
Terkait pembiayaan Sekdes mengatakan pembiayaan kegiatan mulai dari awal tahapan Pendataan SDGs ini sampai dengan pelaksanaan dianggarkan sebesar lebih dari Rp. 100 juta dan bersumber Dana Desa.
Dana sejumlah Rp. 100 juta lebih tersebut dianggarkan untuk sosialisasi, pembekalan atau Bimtek, ATK, ID Card juga honorer Relawan Pendata dan pulsa untuk Quota Data.
Untuk petugas atau relawan pendata diberikan honor sebesar Rp. 400 ribu perorang ditambah Rp. 50 ribu untuk Quota Data.
Alhamdulillah secara keseluruhan pelaksanaan Pendataan SDGs berjalan lancar, warga, tim, Pemdes bahu membahu dan saling bekerjasama dengan baik.
Dharmawan






