BogorPolitan – Kab. Bogor,
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor 20 Desember 2020 baru saja usai. Para Kades terpilih pun tinggal menunggu dilantik oleh Bupati Bogor.
Menariknya, pada Pilkades serentak ini banyak generasi muda yang ikut berpartisipasi dalam kontestasi pemilihan Kepala Desa. Tak sedikit dari calon Kepala Desa terpilih di Kabupaten Bogor adalah generasi muda berusia produktif, salah satunya adalah kepala desa terpilih dari Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Edi Yusuf.

Edi Yusuf merupakan generasi muda (milenial) yang sukses meraih kemenangan mutlak dengan perolehan suara terbanyak, mengalahkan 3 kandidat Kepala Desa yang lain, salah satunya petahana.
Menurutnya, saat ini banyak bermunculan Kepala Desa yang usianya di bawah 35 tahun (usia produktif). Hal ini juga sebuah fenomena yang sering disebut dengan bonus demografi, dimana generasi usia produktif akan lebih banyak dan mendominasi dibanding usia non produktif.
“Saya rasa sekarang ini kaum atau generasi muda sudah mulai sadar tentang bagaimana membangun sebuah desa. Pemuda mulai ingin terlibat dalam proses pembangunan,” ujar Edi Yusuf yang juga Ketua Forum Komunikasi Buruh Citeureup (FKBC) saat diwawancarai Sabtu 26/12/2020.
Untuk diketahui, EDI YUSUF sendiri memang sudah kerap kali aktif diberbagai bidang keorganisasian di Desa dan Kecamatannya. Bahkan sebelumnya ia juga tergabung dan menjadi Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Citeureup.
Setelah terpilih menjadi Kepala Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Edi Yusuf sendiri ingin mengajak generasi muda untuk melakukan pembangunan ekonomi dengan melibatkan perkembangan teknologi.
“Kita tahu bahwa di Desa banyak generasi muda yang memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi, salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital seperti memasarkan potensi UMKM dan yang lainnya,” paparnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda yang lainnya di Kabupaten Bogor untuk tidak anti terhadap politik melainkan berani terlibat untuk bisa ikut menentukan arah kemajuan bangsa ini yang dimulai dari tingkat desa.
“Saya harap generasi muda harus lebih berani terlibat dalam proses politik, terutama dalam membangun desanya masing-masing. Jangan takut memberikan gagasan-gagasan untuk membangun bangsa ini yang dimulai dari desa,” pungkas Edi Yusuf. (Andry Yana)






