2.592 Tenaga Kesehatan Disiagakan di 18 Posko Mudik Lebaran Kabupaten Bogor

0
235 views
2.592 Tenaga Kesehatan Disiagakan di 18 Posko Mudik Lebaran Kabupaten Bogor

Bogorpolitan, Cibinong

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyiagakan 2.592 tenaga kesehatan (nakes) selama libur Lebaran 2025. Ribuan tenaga medis ini akan bertugas di 18 Pos Pengamanan Terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis Kabupaten Bogor guna memastikan kesehatan para pemudik tetap terjaga selama perjalanan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan bahwa ribuan tenaga medis tersebut berasal dari 101 Puskesmas se-Kabupaten Bogor. Mereka terdiri dari dokter, perawat, bidan, hingga sopir ambulans yang siap memberikan layanan kesehatan darurat bagi pemudik.

“Kami menyiapkan tim medis yang solid dan berpengalaman untuk menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor selama Lebaran. Dengan adanya 2.592 tenaga kesehatan yang siaga, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat terhadap berbagai kemungkinan kebutuhan medis,” ujar dr. Fusia, Jumat (28/3).

Dibagi Tiga Shift, Bertugas 24 Jam di Posko Mudik

Para tenaga kesehatan ini akan bekerja dalam sistem tiga shift setiap hari, dengan masing-masing posko dijaga oleh tiga tenaga medis per shift. Mereka akan siaga selama 16 hari masa libur Idul Fitri 1446 Hijriah, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pertolongan pertama, serta mendukung pelayanan ambulans bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit.

Selain menyiagakan tenaga medis di posko, Pemkab Bogor juga memastikan bahwa fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik utama, dan rumah sakit tetap beroperasi selama masa cuti bersama. Tercatat, 30 puskesmas akan melayani masyarakat selama 24 jam, sementara 28 puskesmas lainnya menyediakan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) bagi kasus darurat.

“Kami juga menyediakan terapi akupresur gratis di Posko Ciawi dan Cigombong bagi pemudik yang merasa lelah atau membutuhkan relaksasi,” tambahnya.

Koordinasi dengan Rumah Sakit dan Layanan PSC untuk Rujukan Medis

Untuk memastikan kelancaran rujukan medis, Dinkes Kabupaten Bogor telah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD Ciawi, RSUD Leuwiliang, dan RSUD Cileungsi.

“Pemudik yang membutuhkan rujukan tidak perlu khawatir, karena sistem jaminan kesehatan di Indonesia memungkinkan mereka mengakses layanan medis di fasilitas kesehatan manapun, baik di tempat tinggal maupun saat sedang berada di luar kota,” jelas dr. Fusia.

Selain itu, Pemkab Bogor juga telah berkoordinasi dengan Pusat Layanan Kesehatan (PSC) yang siap melakukan evakuasi medis tanpa biaya bagi pemudik yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Tim PSC akan beroperasi di jalan tol maupun luar area posko guna memberikan bantuan medis darurat.

Imbauan kepada Pemudik: Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik, terutama dengan memperhatikan kondisi fisik sebelum dan saat berkendara. Pemudik juga diharapkan memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disiapkan jika mengalami gangguan kesehatan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan kesehatan pemudik selama periode arus mudik dan libur Idul Fitri ini,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini