SMP TQ Al Hidayah Laksanakan Outing Class Ke Museum PETA Bogor

0
364 views

Bogorpolitan – Tamansari,
Laporan : Dharmawan ||

SMP Tahfudz Qur’an Al Hidayah berkesempatan mengunjungi Museum Pembela Tanah Air yang dikenal dengan nama Museum PETA yang berada di Jl. Jend. Sudirman No.35, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16121, Indonesia.

Seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi Dewan Guru.
Tujuan dari kegiatan ini bertepatan dengan Hari Pahlawan ke 77 dalam rangka mengenalkan para siswa tentang cikal bakal berdirinya TNI. Maka kami mengadakan kunjungan ke Museum PETA tepat di Hari Pahlawan ke 77 pada Kamis (10/11).

Tersebut disampaikan Kepala SMP TQ Sodik kepada media ini diruang kerjanya, Jum’at (11/11)

PETA pada awal mulai dibentuk oleh Jepang yang mempunyai tujuan untuk menjadi pasukan pembantu untuk memerangi sekutu. Tetapi para tokoh bangsa mempunyai tujuan yang berbeda yaitu untuk mempersiapkan kemerdekaan.

Pada akhirnya terbentuklah BKR dengan dikomandoi oleh Jenderal Soedirman. Jenderal Soedirman merupakan panglima pertama Indonesia yang dipilih secara aklamasi.

Sodik menyebut para siswa sangat antusias mengikuti pemaparan Kepala Museum Peta.

“Sebelum melakukan Observasi Ruang para santri diberikan arahan dan penjelasan terkait tata tertib dan selayang pandang sejarah museum peta.
Setelah para siswa diberikan penjelasan oleh kepala museum mereka akan diserahkan oleh Pemandu PETA,” jelas Sodik.

Dalam kegiatan tersebut siswa dibagi menjadi dua kelompok, dan masing-masing kelompok akan dipandu oleh seorang pemandu.

Siswa sangat antusias melihat koleksi yang ada di Museum tersebut terdiri atas relief atau monumen (menceritakan awal terbentuknya tentara PETA dan terjadinya pertempuran tentara PETA melawan penjajah), patung, perlengkapan perang, meriam, dan senjata lainnya. Diantaranya ada Patung Pahlawan Soedirman dan Supriyadi.

Selain itu, Pemandu menjelaskan pada para siswa terkait Museum PETA memiliki 14 Diorama yang menceritakan tentang peristiwa Pembentukan Tentara PETA dan beberapa kontribusinya dalam proses pergerakan kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan.

Diorama 1: Kesepakatan tokoh-tokoh Bangsa Indonesia untuk mengupayakan berdirinya tentara PETA (1943)
Diorama 2: Kegiatan latihan di Pusat Pendidikan Perwira Pembela Tanah Air Bogor (1943)
Diorama 3: Pembentukan Batalyon-batalyon PETA di daerah Jawa, Madura dan Bali (1944)
Diorama 4: Pemberontakan PETA di Blitar (14 Februari 1945)
Diorama 5: Tipu muslihat Katagiri Butaicho (Jepang) terhadap Syodancho Muradi (15 Februari 1945)
Diorama 6: Peristiwa 16 Agustus 1945 di kompi Pembela Tanah Air (PETA) Rengasdengklok
Diorama 7: Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta
Diorama 8: Badan Keamanan Rakyat (BKR) cikal bakal TNI (22 Agustus 1945)
Diorama 9: Peristiwa rapat raksasa 19 September 1945 di lapangan IKADA, Jakarta
Diorama 10: Peristiwa serbuan Osha Butai Kota Baru oleh Pasukan BKR Yogyakarta (Oktober 1945)
Diorama 11: BKR Malang merintis matra kedirgantaraan dalam pembentukan kekuatan bersenjata Indonesia (Oktober 1945)
Diorama 12: Pemindahan markas angkatan darat Jepang di Jawa Timur ke tangan Bangsa Indonesia (Oktober 1945)
Diorama 13: Ambarawa dan lahirnya hari infantri TNI-AD (Angkatan Darat) (15 Desember 1945)
Diorama 14: Pemilihan panglima besar Tentara Keamanan Rakyat (12 November 1945)

Sodik berharap dengan Outing Class ke Museum PETA ini para siswa dapat mengetahui dan mengenang para Pahlawan.

Peringatan Hari Pahlawan merupakan Momentun untuk mengingat Jasa-jasa para pahlawan yang mengorbankan nyawa untuk Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sesuai Tema di Hari Pahlawan Tahun 2022 “Pahlawanku Teladanku” menjadikan para siswa semangat dalam mengisi kemerdekaan dengan rajin belajar dalam mengejar cita-cita, pungkas Sodik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini