SMAN 1 Parung Berharap Laksanakan KBM Tatap Muka

0
895 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Pelaksanaan KBM bagi peserta didik mulai dari tingkat SD hingga SMA, di awal Pandemi Corona Covid 19 sudah diterapkan Pembelajaran Jarak Jauh, berbagai metode aplikasi diterapkan disekolah sekolah, sampai dengan saat ini sudah 8 bulan wabah Pandemi Corona melanda Indonesia peserta didik masih melaksanakan Pembelajaran dengan Jarak Jauh Daring dan Luring.

Waka Humas SMAN 1 Parung Hedi Heryana SPd, kepada wartawan mengatakan, siswanya sejumlah 1000 lebih melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan Daring dan Luring, ucapnya kepada Bogorpoloitan.com kemaren.

“Sampai dengan saat ini kita masih menerapkan PJJ dengam Daring dan Luring, mudah-mudahan segera bisa melaksanakan pembelajaran dengan Tatap Muka, sebagaimana yang dilakukan dibeberapa sekolah di Jawa Tengah telah melakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka,” ujar Hedi

Kabarmya sekolah di Jawa telah melaksanakan simulasi pembelajaran dengan Tatap Muka dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Pandemi Covid 19, mudah-mudah berhasil dan tidak terjadi penularan wabah ini dilingkungan sekolah, hingga kita di Jawa Barat inipun bisa segera melaksanakan Tatap Muka.

“Hal yang sangat dinanti peserta didik untuk dapat melaksnakan KBM Tatap Muka, mudah-mudahan Pembelajaran Tatap Muka dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru yang dilaksanakan di Jawa Tengah berjalan lancar dengan baik, sehingga bisa juga dilaksanakan sekolah di Jawa Barat, walau dilaksanakan dengan aturan Protokoler Kesehatan,” harap Hedi.

Khusus siswa kelas 12 yang akan menghadapi Ujian, tentu harus melaksanakan pemantapan atau pemadatan pembelajaran dan bimbingan langsung disekolah untuk memberikan pembekalan bagi siswa kelas 12 ini, kondisi saat ini tentu tidak memungkinkan.

“Sedang kita rancang bagaimana pembekalan atau bimbingan belajar di masa Pandemi ini,” jelas Hedi

Zamannya normal tahun kemaren kita adakan Bimbel khususnya untuk masuk PTN , kalau sekarang belum ada program khusunya kelas 12. Insya Allah disemester 6 ada pemadatan pembelajaran untuk 6 mata pelajaran yang biasa diujikan untuk masuk PTN.

Hedi menambahkan selama ini Pembelajaran kita laksanakan dengan Daring dan Luring. Daring adalah pembelajaran langsung berinteraksi melalui Zoom maupun Aplikasi Google Class Room dan lainnya sedang Luring merupakan penugasan-penugasan yang kita berikan pada peserta didik melalui Aplikasi WhatsAap.

“KBM kita laksanakan melalui Daring, program dan sistem sudah sangat memadai dan berjalan lancar. Pembelajaran E Learning SMAN 1 Parung kita gunakan Aplikasi Google Class Rom, Zoom,” jelasnya lagi.

“Alhamdulillah untuk sinyal tidak ada kendala, hanya saja didaerah Parung ini sering mati lampu terutama bila hujan atau cuaca buruk, bila sedang Daring maka tertunda menungga Listrik nyala kembali,” jelasnya.

Pembelajaran Daring kita laksanakan dalam 1 hari 4 mata pelajaran. 1 jam pelajaran dilaksanakan selama 30 menit. Bagi siswa yang terkendala karena HP kita fasilitasi disekolah. Setiap hari ada sekitar 7 siswa yang datang ke sekolah untuk melaksanakan pembelajaran daring dan tentunya dengan protokoler kesehatan yang ketat siswa wajib dengan 3M.

Untuk mencegah paparan virus selain ketat melaksanakan Protokoler Kesehatan, lingkungan sekolahpun rutin dilaksanakan penyemprotan disinfektan, sambungnya

Terkait Quota dikatakan Hedi, siswanya sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah termasuk dari Telkomsel dan dalam waktu dekat ini akan mendapatkan bantuan dari XL.

“Pertama mudah-mudahan harapkan saya dan harapan semua orang Wabah ini segera berakhir, ke dua semoga di Bulan Januari 2021 bisa melaksanakan KBM Tatap Muka terutama bagi kelas 12 yang akan menghadapi Ujian agar pembelajaran bisa lebih maksimal, 80 persen siswa kita ingin melanjutkan ke PTN, tahun lalau 193 siswa SMAN 1 Parung di terima di PTN harapan kita ditahun ini ada peningkatan atau setidaknya bertahan,” pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini