BogorPolitan – Leuwisadeng,
Laporan : M. Ilyas ||
Peringatan Isro Mi’raj Yayasan Darul Mustopa, Kamis malam 24/02/2022, diisi dengan Tawasulan dan Manakib bersama para Kiai, Ustad, Tokoh Masyarakat setempat di Aula Pondok Pesantren (Ponpes), Desa Babakan Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng.
Adapun tujuan Tawasulan dan Manakib disampaikan Ketua Yayasan Darul Musthofa Dana Sujana, dalam mukadimahnya.
“Mudah-mudahan Allah melimpahkan keberkahannya, atas kumpulnya kita semua, keduanya ingin ziarah yang pertama Ke Baginda Nabi Muhammad SAW, dengan kita bersalawat bersama inshaAllah bisa nyambung, mudah-mudahan Nur Baginda Nabi Muhammad SAW diturunkan Allah SWT kepada kita, dengan meneladani nya dalam kehidupan kita sehari-hari,” terangnya.
Selanjutnya, masih kata Dana Sujana, “ziarah kepada Tuan Syeh Abdul Qodir Zaelani, kita minta Kepada Allah Barokah dan karomahnya diturunkan untuk membimbing kita agar senantiasa ada dijalan Allah, dan tetap istiqomah dijalan kebaikan yang menuju kesuksesan Dunia dan Akhirat,” ujarnya seraya mengamini.
Sementara menurut Ketua Koordinator Pondok Pesantren (Ponpes) dan SMP Darul Musthofa Fikri Maulana, agenda yang ada selain Tawasul dan Manakib juga Santunan Anak Yatim
“Kita bertawasulan lebih kemahabah, dengan manakib dengan mengharap berkah, utamanya pengurus yayasan, juga bagi kita semua dapat dilapangkan rezekinya, dengan moment Isro Mi’raj,” ungkapnya.
Kemudian besok, lanjut Fikri, “akan kita laksanakan pembagian santunan Anak Yatim dor to dor, mengingat Pemerintah menurunkan kembali aturan PPKM, dengan demikian tidak mungkin untuk kita kumpulkan mereka disini, karena akan menimbulkan kerumunan, khawatir akan pelanggaran prokes,” terangnya.
Dari jumlah awal 50 Anak Yatim, kini Fikri lebih memfokuskan pembagian kepada 30 orang, sisanya 20 sudah masuk kategori prayatim.
“Sementara ini kita lebih fokus kepada pembagian anak yatim, yang menurut rencana kurang lebih 30 dari data awal yang berjumlah 50, karena yang 20, sudah menjadi prayatim, sudah memasuki masa bhalig,” ucapnya.
Dari jumlah 30 Anak Yatim yang tersisa, Fikri berjanji akan menjadikannya prioritas di SMP Darul Musthofa.
“Kedepannya yang hari ini anak yatim yang sudah masuk Kelas 6 SD, mereka akan bergabung di SMP Sarul Mustopa, yang mana nota bene untuk anak yatim akan di spesialkan, ataupun tidak akan ada pungutan biaya apapun, bahkan kita akan berikan seragam dan kebutuhan lainnya khusus untuk mereka,” katanya.
Dalam kesempatan itu pula, Fikri memberikan peluang kepada Anak Yatim yang berada diluar Wilayahnya,
“Bagi Anak Yatim yang berada diluar atau jauh dari sini, kita sediakan mess, kita akan jamin semua sarana dan prasarananya, dengan sumber dana murni dari yayasan, yang disini banyak anak-anak putus sekolah, dari analisis lingkungan tahun ini ada sekitar 40 siswa yang akan kita rekrut, hampir setengahnya warga disini masuk usia sekolah menengah,” pungkasnya.






